Archive for August, 2008

FAKTA TENTANG KESUKSESAN

Posted in HRD on August 22, 2008 by shelmi

Kesuksesan bukan impian yang sulit dicapai. Setiap orang punya ukuran tersendiri bagiamana sukses itu diraih, yang pasti banyak orang sukses berasal dari golongan yang bukan istimewa. Kebanyakan dari mereka awalnya hanyalah orang biasa seperti kita. Namun karena kegigihannya, mereka bisa menjadi orang yang liar biasa. Karena itu, kita harus mengenali beberapa fakta tentang kesuksesan.

Kesuksesan tidak ada kaitannya dengan usia

a. Nelson Mandela baru menjadi presiders pada usia 76 tahun.

b. Sewaktu berhasil menciptakan telepon, Marconi baru berusia 27 tahun.

c. Pendiri restoran makanan siap saji terkenai di dunia, Kentucky Fried Chicken (KFC), Kol Sanders baru memulai bisnisnya pada usia 65 tahun.

d. Kehidupan Winston Churchill penuh dengan kegagalan Gan tantangan, Gan baru berhasil menjabat Perdana Menteri Inggris pada usia 52 tahun.

e. Pendiri Microsoft, Bill Gates, merupakan orang terkaya di dunia pada saat ia berusia 41 tahun. Ia menghasilkan sekitar US$ 90 juta per hari!

Kesuksesan tidak ada kaitannya dengan bangsa, agama, dan keturunan

a. Jerderal Colin Powell-adalah keturunan kulit hitam di A.S., namun berhasil menjadi ahli politik terkenal.

b. Charlie Dick mulaimenulis artikel di gudang tempatnya bekerja dan banyak hasil karyanya dibuang editornya ke tong sampah, namun dengan usaha yang keras, ia berhasil menjadi penulis terkenal di dunia.

c. Martin Luther King Jr adalah keturunan kulit hitam di A.S. yang memperjuangkan keadilan dan persamaan hak bagi setiap suku bangsa di Amerika. Ia menjadi contoh pejuang keadilan yang sangat terkenal di dunia.

Kesuksesan tidak ada kaitan dengan (cacat) fisik

a. Helen Keller, seorang tuna netra, tuna rungu, dan tuna wicara, tidak pernah putus asa untuk berusaha, dan akhirnya berhasil menjadi seorang penulis dan pendidik terkenal di dunia.

b. Shakespeare, menderita cacat kaki, tapi bisa menjadi seorang penulis novel ter­kenal di dunia.

c. Franklin D. Roosevelt, Presiders ke-32 di A.S., mengiclap polio, tapi tetap berdiri tegak sebagai seorang presiders yang andal.

d. Beethoven adalah seorang tuna rungu, namun dengan usaha kerasnya ia akhirnya menjadi seorang ahli musik (komposer) terkenal di dunia.

e. Napoleon Bonaparte memiliki postur tubuh yang sangat pendek clan wajah yang ticlak menarik, tapi ia bisa menjadi pe­mimpin pasukan untuk mendirikan satu wilayah besar di Eropa.

Tapi ia tidak pernah berhenti berusaha mengubah hidup mereka, dan kini mereka merupa­kan orang terkenal di dunia..

Kesuksesan tidak ada kaitannya dengan Tingkat Pendidikan

a. Thomas Alfa Edison, ilmuwan yang ber­hasil rnenciptakan serta mengubah lebih dari 2000 jenis peralatan, hanya ber­pendidikan SD.

b. Li Ka Sing berhenti sekolah pada usia 14 tahun. Karena keteguhan dan usahanya yang keras, kini ia menjadi salah seorang konglomerat yang sukses di Hong Kong.

c. Henry Ford tidak pernah duduk di bangku sekolah dan pernah dijuluki sebagai “pecinta keamanan yang bodoh”, namun karena pantang menyerah dan terns ber­juang, akhirnya ia menjadi Raja Mobil di Dunia.

d. The Wright Brother berasal dari lapisan masyarakat biasa dan tidak berpendidikan tinggi. Namun dengan tekad dan keper­cayaan, mereka berhasil menciptakan pesawat pertama di dunia.

e. Lawrence Ellison drop out dari universitas dan kini termasuk orang terkaya di dunia dan berhasil mendirikan Oracle Corp

Kesuksesan tidak ada kaitannya dengan I.atar Belakang Keluarga

a. Andrew Carnegie mulai bekerja sejak usia 13 tahun dan berkat kerja kerasnya, ia berhasil menjadi Raja Besi Baja di A.S.

b. Pada usia 20 tahun lebih, Walter Disney hanyalah seorang pemuda miskin dan sama sekali tidak dikenal. Kurang dari 10 tahun kemudian, ia berhasil menjadi seorang usahawan terkenal.

c. Abraham Lincoln lahir dari keluarga miskin, dengan latar belakang yang sama sekali tidak bisa dibanggakan, namun setelah bertahun-tahun berjuang, akhirnya ia bisa menjadi Presiders Amerika yang terkenal di dunia.

d. Napoleon Hill, penulis buku terkenal Think and Grow Rich, dilahirkan di keluarga miskin. Ibunya ineninggal dunia pada saat dia kecil, dan ia dibesarkan oleh seorang ibu tiri yang sangat hebat. Akhirnya ia menjadi seorang guru motivasi yang paling terkenal di dunia. Buku-bukunya telah membantu banyak orang dalam mengatasi keterbatasan mereka dan mencapai sebesar Rp 400 juta?

e. Bill Clinton, mantan presiden Amerika­ ayahnya meninggal pada saat ia masih kecil dan adiknya terlibat dalam obat-obat terlarang Tapi dia memi-liki satu sasaran hidup yang jelas dan bertindak berdasarkan rencana yang dicanangkannya, akhirnya ia menjadi seorang presiden dan memasuki Gedung Putih.

Sumber : Muda Kaya Raya Mati Masuk Surga”, Hasyim Abdullah

Selamat Datang

Posted in slide on August 19, 2008 by shelmi

bahan slide inimerupakan bahan perkenalan untuk anak-anak d3 keuangan fE USU  welcome-to-financial-department

Ragu-ragu dalam berbisnis

Posted in entrepreneur on August 19, 2008 by shelmi

Kalimat yang hampir selalu muncul dan sering kita dengar pada acara seminar atau pelatihan wirausaha, khususnya untuk pemula adalah,

“ saya sudah lama berdagang tapi kok belum berhasil, Usaha Tidak Maju-maju

Sering Orang-orang yang merasa pintar sebagai pedagang, ternyata tidak selalu sukses menjadi seorang business owner. Ini sama halnya dengan para salesman perusahaan yang tidak sukses ketika mengelola bisnis sendiri. Banyak orang mengira bahwa bisnis hanya berkutat soal berjualan saja. Yang sebenarnya, jika Anda ingin menjadi entrepneur, yang harus Anda lakukan adalah bagaimana membuat tim Anda berjualan produk. Sementara Anda sendiri menjadi pemimpin bagi mereka yang berjualan.

“saya ingin mulai usaha, tetapi saya tidak punya modal”,

Tak sedikit orang, bisa jadi Anda diantaranya, yang selalu berpikir bahwa memulai usaha yang harus disiapkan adalah dana sekian puluh juta. Sepuluh juta untuk sewa kantor, sekian juta untuk beli meja kursi, sekian juta untuk komputer dan alat kantor, serta sekian juta untuk gaji karayawan. Apabila demikian yang harus Anda siapkan anda akan sulit jadi pengusaha.

Kewirausahaan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk terus melangkah dengan modal seadanya. Wirausahawan bisa menggali modal dari pihak lain secara langsung maupun tidak langsung. Jiwa kewirausahaan adalah jiwa yang mampu menciptakan nilai tambah dari keterbatasan. Hakekatnya modal tidak harus dalam bentuk uang otak Anda yang kreatif adalah modal utama untuk memulai usaha.

Selain akal pikiran, ada modal lain yang tak kalah pentingnya yakni 3K, Keberanian, Keyakinan, dan Ketekunan.

Keberanian, Jika ingin memulai usaha baru, modal pertama dan utama bukanlah uang, tetapi keberanian; Keberanian berubah, keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk sukses, segunung ide dan segudang uang tak ada artinya tanpa keberanian.

Keyakinan. Selain keberanian, kita juga perlu memiliki keyakinan sukses. Keyakinan ini hanya bisa didapatkan jika kita memiliki mimpi sukses yang jelas. Semakin jelas gambaran kita mengenai mimpi kita, semakin tinggi derajat keyakinan untuk meraih sukses.

Ketekunan. Membangun sebuah bisnis memang tidak mudah. Upaya ini memerlukan perjuangan yang tekun sebelum sukses dapat diwujudkan. Orang yang sukses adalah orang yang tidak menyerah sebelum sukses itu dapat diraih. Mungkin saja ia harus mengalami banyak kegagalan, tetapi ia bangkit kembali dan memiliki keuletan untuk mencoba lagi.

“saya ingin punya usaha tapi takut resiko

Yakinlah Setiap melangkah, Anda pasti akan menghadapi risiko. Tidak melangkah juga menghadapi risiko. Sungguh, banyak orang takut memulai usaha karena ketakutan dengan berbagai macam risiko. Padahal para wirausahawan beranggapan bahwa risiko adalah rejeki, semakin tinggi risiko berarti semakin tinggi peluang untuk mendapatkan rejeki. High risk high gain

Biasanya Keragu-raguan atau ketakutan selalu muncul ketika kita mau memutuskan sesuatu. Orang yang berani muncul bukanlah orang yang tidak punya rasa takut. Orang yang berani adalah mereka yang mampu mengatasi rasa takut. Ketakutan bukan hanya karena kehilangan uang akibat bangkrut, mungkin juga khawatir karena seandainya gagal bisa menjadi cemoohan teman atau tetangga.

Atau Keragu-raguan atau ketakutan selalu muncul ketika anda Trauma karena bisnis anda pernah ditipu karyawan/orang lain. Percayalah, Tuhan akan memberi hadiah yang pantas terhadap setiap usaha keras Anda. Jika usaha Anda belum membuahkan hasil, ketahuilah bahwa Anda punya tabungan kelak dapat Anda nikmati hasilnya. Jika uang Anda dibawa kabur karyawan, dan Anda sudah berusaha mencarinya tapi tak ketemu juga, tak perlu berlarut-larut meratapi musibah tersebut. Tuhan tentu akan mencari ganti dari kehilangan yang Anda alami.

Banyak sekali pebisnis yang ditipu mitra ataupun karyawannya, sedangkan mereka meneruskan bisnisnya hingga terus maju. Sementara itu, orang yang menipunya malah bangkrut. Jangan berhenti berbisnis hanya karena ditipu orang. Teruslah sekuat Anda, niscaya Anda akan lebih cerdas menangani masalah berikutnya.

Ada juga orang yang ingin menjadi wirausaha dengan menabungkan uangnya sedikit demi sedikit lalu setelah terkumpul malah jadi ragu karena takut bisnisnya gagal dan uangnya hilang akhirnya tidak jadi berusaha. Yakinlah jika Anda punya uang dan Anda gunakan untuk membeli makanan serta pakaian, sebenarnya secara bisnis, Anda justru sudah kehilangan uang, ingat, prinsip wirausahawan adalah mengeluarkan uang agar bisa kembali dalam jumlah yang lebih banyak. Jika Anda bangkrut dalam menjalankan bisnis, carilah penyebab kebangkrutan tersebut. Kelak Anda akan tahu cara-cara yang salah dalam mengelola bisnis untuk Anda hindari.

Untuk menghindari keraguan ada beberapa tips dibawah ini :

1. Pengalaman. Jika mau memilih bisnis, jangan terjebak pada pernyataan pakar ekonomi. Lihatlah kenyataan bahwa di dalam situasi ekonomi seperti apapun, banyak orang yang mampu mengembangkan bisnis. Pengalaman diri sendiri dan juga orang lain, selain merupakan guru yang baik, juga merupakan sumber ide bisnis yang kaya. Pengalaman, terutama yang buruk, memberikan kesan yang mendalam bagi kita, yang tidak mudah untuk dilupakan. Jika pengalaman tersebut adalah pengalaman buruk, kita tentu tidak ingin pengalaman tersebut terulang lagi. Kita akan berusaha mencari jalan “baru” untuk menghindari kesulitan dan masalah yang pernah kita alami. Jalan baru inilah yang memacu munculnya ide-ide bisnis yang brilian.

2. pilihlah bisnis berdasarkan pekerjaan dan keterampilan. Pengalaman kerja dapat menjadi ide bisnis. Banyak mantan eksekutif mendirikan bisnis yang sama atau mirip dengan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan tempat ia bekerja. Tentunya jika ini akan Anda lakukan, Anda harus terlebih dahulu keluar dari pekerjaan agar tidak terjadi conflict of interest.

3. pilihlah bisnis berdasarkan minat dan hobi. minat dan hobi merupakan sumber yang memiliki kekuatan yang ampuh dalam membangun keyakinan serta motivasi bagi kita untuk memulai usaha. Umumnya, orang tidak merasa terbebani untuk melakukan sesuatu yang ia senangi (misalnya minat dan hobi), ini merupakan modal kuat bagi seorang entrepreneur yang menekuni dunia yang memang ia cintai.

4. pengamatan. Pengamatan ternyata juga adalah sumber ide yang tak habis-habisnya. Dari pengamatan akan segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, kita bisa menemukan kebutuhan-kebutuhan pasar yang belum terpenuhi, yang bisa kita jadikan peluang bisnis. Pengamatan merupakan keterampilan yang harus dimiliki seorang wirausahawan.

Lokasi Bagus, tetapi bisnis Tidak Laku

Posted in entrepreneur on August 19, 2008 by shelmi

Nah, bagi yang punya tempat bisnis yang strategis, tetapi kurang laku, Anda perlu mengevaluasi dari sisi pelayanan maupun kualitas produk yang Anda jual. Kelemahan-kelemahan umum yang membuat pembeli tidak mau membeli lagi di antaranya sebagai berikut:

1. Pelayan sedang terkantuk-kantuk ketika pembeli datang. Bahkan, kadang-kadang saat pembeli datang, pelayan atau pemilik sedang kebelakang dan tidak ada penggantinya.

2. Pelayan melayani pembeli sambil makan. Biasanya ini terjadi pada jam makan siang. Siapa pun pasti tidak suka masuk ke toko yang pelayannya sedang makan siang, meskipun pelayan tersebut bilang “maaf ya saya sambil makan.”

3. Ketika pembeli ramai, pelayan tidak melayani pembeli sesuai urutam pembeli yang datang.

4. Pelayan tidak ramah. Di toko tradisional, beberapa kali saya ditemui seorang pelayan toko yang judes. Ketika barang yang ia jual saya tawar, ia bilang dengan nada tidak ramah,”tidak bisa pak, kalau tidak mau ya sudah.”

5. Pelayan tidak tahu harga. Setiap ada pertanyaan pembeli, pelayan bertanya dulu ke pimpinannya.

6. Pelayan juga tidak dapat memutuskan apa-apa jika ada pembeli menawar yang harga. Hampir setiap ada pertanyaan pembeli, langsung diteruskan ke pemilik

7. Lokasi strategis, tapi tidak ada tempat parkir.

8. Harga tidak bersaing, ini berlaku khususnya untuk produk-produk seperti sembako atau produk lain yang sasaran konsumennya sensitif terhadap perbedaan harga.

9. Tidak ada program promosi melalui bonus pembelian atau undian.

memulai bisnis tanpa uang tunai

Posted in entrepreneur on August 19, 2008 by shelmi

Ada beberapa langkah yang bisa diambil bila akan memulai bisnis tanpa uang tunai.

Pertama, menjadi ‘makelar’. Kerja makelar atau lebih tepatnya “perantara” adalah menjadi penghubung antara penjual dan pembeli. Contoh dari teknik ini adalah makelar motor, rumah atau lainnya. Syarat utama yang harus dimiliki adalah memahami barang yang menjadi objek jual beli tersebut.

Kedua, menggunakan sistem bagi hasil. Pada sistem ini kita mengandalkan kuatnya relasi dan kepercayaan. Biasanya, bisnis model ini diawali dari pertemanan atau hubungan baik. Berapa bagi hasil yang harus dilakukan tergantung pada kesepakatan. Biasanya fifty-fifty. Bentuk usaha bisa diwujudkan dalam berbagai hal, usaha warung makan, kios, photocopy, dan lain sebagainya.

Ketiga, meminjam dengan sistem menggaji. Model ini hampir mirip dengan model bisnis kedua. Lagi-lagi pertemanan dan hubungan baik memegang peran penting. Relasi meminjamkan modal dalam jumlah tertentu. Setiap bulan kita menggaji sesuai dengan kesepakatan. Biasanya, 7-8 % setiap bulan. Dan dalam tempo yang sudah ditentukan, modal yang dipinjamkan itu dikembalikan sepenuhnya pada relasi.

Keempat, pembayaran di muka. Kita bisa juga membuat usaha dengan cara konsumen melakukan pembayaran di muka. Dalam hal ini, kita bisa mencari bisnis dimana konsumen yang menjadi sasaran bisnis kita itu mau membayar atau mengeluarkan uang lebih dulu sebelum proses bisnis, baik jasa maupun produk, itu terjadi. Misalnya bisa dilakukan pada bisnis jasa, seperti industri jasa pendidikan. Di mana, siswa diwajibkan membayar dulu di depan sebelum proses pendidikan itu terjadi.

Kelima, sistem barter, contohnya, kita bisa melakukan dengan sistem barter dengan pemasok, dan kita pun jika memiliki keahlian tertentu, mengapa tidak saja menjadi seseorang konsultasi.

Keenam, mengambil produk dulu. Selain itu, bisa saja dengan cara kita mengambil dulu produk yang akan diperdagangkan lebih dulu, hanya untuk pembayarannya bisa kita lakukan setelah produk tersebut terjual pada konsumen. Tentu, masih banyak cara lain untuk kita memulai bisnis tanpa uang tunai.

7 langkah Memulai Bisnis dari NOL

Posted in enterpreneur on August 19, 2008 by shelmi

1. Memahami Usaha Kecil

Tak sedikit orang, bisa jadi Anda diantaranya, yang selalu berpikir bahwa memulai usaha yang harus disiapkan adalah dana sekian puluh juta. Sepuluh juta untuk sewa kantor, sekian juta untuk beli meja kursi, sekian juta untuk komputer dan alat kantor, serta sekian juta untuk gaji karayawan. Apabila demikian yang harus Anda siapkan, niscaya Puspo Wardoyo tidak akan memiliki rumah makan ayam bakar Wong Solo yang kini tersebar jaringannya di berbagai kota sederhana. Mungkin pula Bob Sadino tak akan memiliki Kemchick, ia pun memulainya dengan menjalankan telur dari rumah ke rumah. Sebagian pengusaha sukses yang saat ini sering muncul di media adalah mereka yang memulainya dari langkah yang sederhana dan nyaris tanpa modal berbentuk uang tunai.

Keberhasilan memulai usaha bukanlah keberhasilan yang sesungguhnya. Bahkan, meskipun pada tahun-tahun pertama usaha Anda berkembang secara cemerlang, mungkin tak akan serta merta usaha Anda sudah sukses 100%. Banyak Perusahaan yang berkembang sangat cepat dan sistemnya belum siap menopang hingga kemudian terjadi konflik perebutan “harta” dan akhirnya ditutup karena perselisihan.

2. Memulai Dari Cita-cita Bukan Modal

Sering kali orang tidak percaya bahwa usaha atau bisnis bisa dimulai tanpa harus mengeluarkan modal dalam bentuk uang tunai. Sangat banyak bukti bahwa seorang yang tidak punya bisa memulai usaha. Kewirausahaan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk terus melangkah dengan modal seadanya. Wirausahawan bisa menggali modal dari pihak lain secara langsung maupun tidak langsung. Jiwa kewirausahaan adalah jiwa yang mampu menciptakan nilai tambah dari keterbatasan. Hakekatnya modal tidak harus dalam bentuk uang otak Anda yang kreatif adalah modal utama untuk memulai usaha.

Modal pertama yang perlu Anda miliki adalah cita-cita. Cita-cita sangat penting dalam hal apa pun, termasuk dalam bisnis. Sebab, cita-cita akan mengarahkan kelak ke mana bisnis kita dan cita-cita akan mengarahkan akan menjadi apa kelak bisnis kita. Cita-cita ibarat garis lurus yang akan menjadi panduan. Jika memiliki cita-cita akan memudahkan langkah usaha menuju arah finish atau target.

Agar cita-cita tercapai dibutuhkan mentalitas entrepreneur atau wirausaha harus dimiliki. Mentalitas akan membuat lebih cerdas dalam mengelola karyawan. Jika Anda seorang karyawan, mentalitas entrepreneur akan membuat Anda pandai mengelola gaji menjadi penghasilan masa depan.

Jangan harap Anda bisa sukses menjalankan usaha tanpa bergaul dengan pengusaha yang lebih sukses. “ Demikian pesan seorang pengusaha sukses. Bergaullah dengan entrepreneur sukses. Mereka akan dapat menjadi tempat bertanya bagi masalah-masalah yang dihadapi. Anda bukan hanya mendapatkan keuntungan pengetahuan praktis mengenai bisnis, tetapi juga peluang mendapatkan modal sangat besar. Seandainya modal tidak dapat Anda peroleh pun, Anda berpeluang besar untuk bekerja sama dengan pengusaha sukses pada saat mengawali usaha atau mau mengembangkan usaha. Modal ada dimana-mana. Sebagian besar ada di komunikasi Anda. Untuk itu, bergaullah dengan komunitas wirausaha.

3. Memilih Bentuk dan Lokasi Usaha

Banyak orang mengira, untuk memulai usaha, pertimbangan utama adalah produk yang paling menguntungkan dan risikonya kecil. Ketahuilah bahwa ada banyak fakta yang akan membuat Anda layak merenung ulang. Simak berikut ini.

1. Pada umumnya semua jenis barang memiliki peluang mencetak keuntungan dan keinginan. Misalnya, Anda mengira bahwa warung makan padang lebih untung dari warung tegal. Persoalannya, jika warung makan padang Anda tidak laku, bisakah Anda untung? Sejak pertengahan 1990-an banyak orang berbondong-bondong membuka bisnis IT (information Technology). “ini adalah bisnis masa depan”, kata mereka. Mengapa selanjutnya bisnis tersebut rontok? Salah satu soalnya adalah pembelinya belum banyak. Sebaliknya banyak orang menjalankan bisnis yang tampaknya sepele, ternyata memberi keuntungan yang memadai, misalnya barang bekas, sampah, dan limbah pabrik. Jadi, permasalahannya bukan pada jenis produk, tetapi pasarnya.

2. Sebagian besar usaha mengalami kebangkrutan bukan disebabkan oleh persaingan, melainkan oleh kekurangmampuan mengelola SDM. Banyak perusahaan bisa tumbuh cepat, kemudian bangkrut.

3. Ada orang yang mengira jika bisnis dimulai dengan hobi akan melaju pesat. Faktanya tidak selalu begitu. Hobi memang membantu Anda untuk mengetahui seluk-beluk kegiatan yang terkait dengan hobi tersebut. Namun, ketika hobi menjadi bisnis, Anda perlu mencermati pola jual-beli yang layak agar bisa menguntungkan usaha Anda.

4. Menjual barang yang murah belum tentu laku. Ini adalah soal nilai yang akan diterima pembeli. Banyak barang yang sangat mahal lebih laku dari pesainganya yang menjual lebih murah.

5. Banyak orang ingin memulai usaha yang belum dilakukan orang lain. Padahal dengan membuka usaha baru yang belum dilakukan orang lain, berarti Anda harus melakukan investasi uang dan waktu yang lebih besar untuk meyakinkan konsumen bahwa produk yang Anda jual bermanfaat bagi konsumen.

Dengan melihat fakta tersebut, Anda kini mendapat gambaran bahwa apabila

sewaktu-waktu mendapat tawaran bisnis yang untungnya sangat tinggi. Jadi, bagaimana cara Anda memilih bisnis yang baru detekuni? Beberapa langkah yang layak Anda ambil sebagai berikut:

1. Carilah sesuatu yang menyenangkan Anda. Makanan, pendidikan, perbankan, dll. Tidak usah Anda pikirkan kegiatan itu menguntungkan atau tidak, yang penting Anda memilih sesuatu yang menyenangkan.

2. Pasarnya bagaimana? Jika telah mengumpulkan kegiatan yang menyenangkan, Anda bisa memulai memilih dan kegiatan menyenangkan yang pasarnya benar-benar bagus.

3. Jika Anda sudah memilih dengan hati yang bulat, selanjutnya carilah informasi tentang pesaing Anda. Dengan mengetahui kualitas dan kuantitas pesaing maka Anda bisa mengukur kemampuan Anda mengembangkan usaha.

Memilih Lokasi Usaha

Dalam teori marketing mix (bauran pemasaran), ada 4 hal utama pemasaran, yakni product, price, place, dan promotion, disingkat 4P. Anda harus memiliki kemampuan meramu 4 hal tersebut agar bisa sukses. Jika Anda sudah dapat menentukan produk yang akan dijual maka Anda harus bisa menentukan 3 hal lainnya, yakni harga, lokasi, dan promosi. Produk bermutu tanpa disertai promosi dan harga yang pas akan menyulitkan perkembangan usaha Anda. Place berarti lokasi kantor dan distribusi yang membuat konsumen mudah membelinya. Semakin sulit lokasi dijangkau oleh konsumen maka dibutuhkan promosi yang banyak.

4. Memasarkan Produk Dengan Praktis

Nyawa dari suatu usaha adalah pemasaran. Sebagus apa pun produk yang akan Anda pasarkan, jika produk itu tidak laku, tidak ada artinya bagi perusahaan Anda. Para pengusaha sukses pasti tahu calon pelangganya atau dalam bahasa marketing adalah target market. Bukan hanya target umum, melainkan dirinci, misalnya kalangan muda umur 20-25 tahun, pendidikan sarjana, penghasilan lebih dari Rp 2 juta perbulan, dll. Dengan mengenali calon pelanggan maka Anda akan lebih mudah melakukan teknik promosi agar mereka tertarik membeli produk yang dijual.

“The greatest money making secret in the history is giving”, demikian kata salah seorang guru bisnis dunia. Untuk mendapatkan uang, cara paling mudah adalah memberi. Memberilah sesuatu ke orang lain maka Anda akan mendapatkan sesuatu. Sebagai contoh, Anda ingin membuka warung soto. Mulailah promosi dengan memberi contoh makanan ke target pembeli. Jika itu terlalu berat, buatlah promosi “beli soto gratis teh manis”, atau jus buah atau apa yang Anda bisa berikan. Dengan memberikan sesuatu kepada calon pembeli, Anda akan mendapatkan pembeli.

Setelah Anda berhasil menggaet pembeli, jadilah pembeli itu menjadi pelanggan, jangan kecewakan mereka yang sudah pernah mencicipi dagangan Anda. Ingatlah, semakin banyak pembeli, semakin banyak orang komplain. Justru jika Anda tidak medapatkan komplain dari pembeli, dikhawatirkan pembeli yang kecewa langsung pindah ke perusahaan pesaing Anda. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat pembeli menjadi pelanggan seperti berikut:

1. Paket keanggotaan dengan diskon khusus

Cara ini diketahui akan membuat pembeli Anda yang sudah tertarik akan merasa lebih diperhatikan.

2. Minta masukan dan saran tentang pelayanan Anda ke pembeli yang sudah beberapa kali datang.

3. Buat promosi bonus misalnya “beli 10 gratis 1”.

4. Membuat garansi

Pelayanan berbentuk garansi sangat lazim pada usaha-usaha berbasis tekhnologi, seperti TV, radio, telepon seluler, kulkas, dan AC Jasa reperasi juga akan memuasakan konsumen Namun, sebenarnya hampir semua usaha bisa memberikan garansi. Misalnya, pelayanan di rumah makan memberikan garansi jika dilayani lebih dari setengah jam, pembeli tidak usah bayar.

5. Merekrut dan Mengelola Karyawan

Aset terpenting dalam perusahaan ada 3, yaitu pertama SDM, kedua adalah SDM, dan ketiga adalah SDM atau karyawan dalam usaha. Sebelum merekrut karyawan, terlebih dulu Anda perlu menentukan kriteria karyawan yang akan direkrut.Jika kriteria sudah disusun maka selanjutnya Anda perlu mencari calon karyawan sebanyak-banyaknya.

Prinsip utama menjadi pelaku bisnis adalah supaya bisa membuat perusahaan Anda berjalan tanpa kehadiran Anda. Hakekat business owner adalah memiliki bisnis, bukan membuka pekerjaan untuk diri sendiri. Pelaku usaha adalah orang-orang bebas, bukan pekerja yang diatur jam kerjanya oleh perusahaan. Anda yang mengatur jam kerja karyawan dan jam kerja Anda sendiri. Jadi keahlian mengelola waktu sangat dibutuhkan. Jangan bangga melayani pelanggan terus menerus, sebab hal itu akan membuat Anda sibuk dengan urusan keseharian. Serahkan pekerjaan itu ke karyawan secara bertahap sehingga Anda memilki waktu lebih berkualitas.

Prinsip kepemimpinan adalah memberi pengaruh ke orang lain. Anda bisa memberi pengaruh yang baik ke karyawan apabila Anda memulai dengan memberi pengaruh kepada diri sendiri untuk maju. Jadi pimpinlah diri sendiri terlebih dahulu untuk berubah ke arah yang baik, baru Anda bisa memimpin orang lain. Pemimpin yang baik akan dimulai dengan memberi teladan, memberi pandangan masa depan, dan selanjutnya ia laksana konsultan.

Seorang pemimpin usaha, bukan hanya pandai memotivasi karyawan, tetapi juga sangat pandai membuat sistem yang membuat karyawan mengetahui dari bekerja keras.

6. Melakukan Promosi yang Praktis

Seorang pelaku usaha yang sukses selalu mengupayakan bahwa setiap uang yang keluar akan bisa kembali lagi dalam jumlah yang banyak. Kegiatan promosi adalah termasuk kategori mengeluarkan uang yang bisa kembali dalam jumlah lebih banyak.

Hakekat promosi adalah mengkomunikasikan nilai tambah kepada orang yang tepat, dalam jumlah banyak, dengan cara yang tepat. penting sekali bahwa Anda tidak salah memilih calon konsumen. Calon konsumen Anda memilki variasi, baik dari segi penghasilan, gaya hidup, umur, jenis kelamin, tempat tinggal, dan lain-lain.

7. Mengelola Keuangan Sistem Keuangan

Jika pada tahap awal, aliran uang melalui tangan Anda sendiri dengan catatan seadanya maka tahap selanjutnya Anda harus memilki catatan keuangan yang memadai sebagaimana layaknya perusahaan. Untuk itu dibutuhkan arus kas. Arus kas sangat penting untuk mempertahankan bisnis agar berjalan normal. Dalam suatu usaha, harus membiayai pengeluaran rutin seperti gaji, listrik, telepon, sewa kantor, dan transportasi.

Perkiraan arus kas adalah rencana yang menunjukkan berapa kira-kira uang yang masuk (penerimaan kas) dan berapa yang keluar (pembayaran kas) dari bulan ke bulan dalam jangka pendek. Jumlah uang kas yang Anda milki di akhir bulan adalah hasil pengurangan dari uang masuk dengan uang keluar.

Sumber : Bambang Suharno, Langkah jitu memulai bisnis dari nol, Penebar Swadaya

Foundations of Information Systems in Business

Posted in slide on August 8, 2008 by shelmi

bab ini menerangkan bagaimana pentingnya IT bagi sebuah organisasi/perusahaan silahkan download bahan kuliah inifoundation-of-is