Archive for the leadership Category

ORANG BERMOTIVASI AKBAR

Posted in leadership on October 23, 2011 by shelmi

Setiap manajer dan eksekutif tahu benar bahwa karyawan bermotivasi akbar merupakan aset sejati, sedangkan yang bermotivasi rendah adalah sumber masalah dan penyakit. Yang terakhir ini membuat pusing rekan sekerjanya, membuat susah atasanya dan membuat marah atasanya. Mengapa orang bermotivasi akbar merupakan menjadi asset? Setidaknya karena sepuluh alasan berikut.

Pertama Orang bermotivasi akbar adalah bagian dari penyelesaian masalah, andalan bagi upaya mengejar prestasi, sedangkan orang bermotivasi rendah adalah bagian dari masalalah, tidak bisa diandalakan untuk proyek-proyek rintisan karena sikap mentalnya yang kurang.

Kedua, orang bemotivasi akbar bekerja dengan semangat sehingga kualitas kerjanya tinggi. Nilai tambah dirinya tinggi. Tetapi oarang bermotivasi rendah bekerja seandanya, ala kaarnya, minimalis. Pekerjaanya tidak bermutu.

Ketiga, orang bermotivasi akbar memiliki disiplin tinggi, sehingga ia bisa menjadi contoh bagi orang lain. Ia bersemangat, menularkan antusiasme kepada orang-orang di sekitarnya. Tetapi orang-orang bermotivasi rendah bersikap seenaknya, malas, dan gemar mencari kambing hitam.

Keempat, orang bermotivasi akbar berani menghadapi masalah, kreatif memecahkan masalah, dan jeli melihat peluang dalam setiap kesulitan. Tetapi orang bemotivasi rendah gampang menyerah, tidak kreatif, dan selalu melihat kesulitan dalam seiap peluang.

Kelima, orang bemotivasi akbar cepat maju kariernya karena ia rajin belajar, gemar berguru dan senang mengasah kemampuan dirinya. Tetapi orang bermotivasi rendah lambat majunya karena ia malad belajar dan segan memperbaharui ketrampilan. Ia tergantung pada orang lain sehingga menjadi beban bagi pimpinanya.

Keenam, orang bermotivasi akbar masuk kantor lebih awal dan plang kantor lebih sore sampai tugasna tuntas. Tetapi orang bermotivasi rendah selalu datang terlambat, dan tidak sabar menunggu jam kantor usai.

Ketujuh, orang bermotivasi akbar mempunyai sense of beloning yang besar. Ia turut memelihara, merawat dan membesaarkan perusahaan dengan sikap menyayangi. Tetapi orang bermotivasi rendah tidak peduli pada organisasinya dan memperlakukan perusahaan sebagai sapi perahan.

Kedelapan, orang bermotivai akbar tidak memerlukan pengawasan. Ia dapat bekerja secara mandiri sehingga energi dan watu pemimpin dapat diprioritaskan utnuk hal lain yang lebih penting. Tetapi orang bemotivasi akbar bagaikan kuda liar yang senantiasa memerlukan tali les dan kekang. Waktu atasan banyak untuk mengawai mereka.

Kesembilan, orang bemotivasi akbar, hatinya dipenuhi oleh motivasi gembira, semangat dan suka cita dengan loyalitas yang tulus. Tetapi orang bemotivasi rendah tidak pernah puas dan selalu resah. Loyalitasnya hanya sebatas ada kesempatan baru di tempat lain dan siap meloncat bila keadaan menguntungkan.

Terakhir, orang bermotivasi akbar dapat berkonsentrasi pada pekerjaaanya sehingga hasilya bermutu baik. Tetapi orang bermotivasi rendah gampang kejangkitan isu, takut kepada banyak hal, cepat merasa bosan, dan selalu berpikiran negatif.

 

Hakekat Motivasi Akbar

Motivasi adalah sebuah dorongan, bebentuk energi psiko-spritual dari dalam hati yang membuat kita melakukan kegiatan tertentu. Ada motivasi yang sngat kuat yang kita sebut motivasi superior, sehingga halangan sebesar apapun bisa dilalui. Tetapi ada pula motivasi yang sangat rendah sehingga halangan sekecil apapun telah cukup menhalanginya atau membuatnya berhenti. Bukti dari motivasi yang rendah ini adlah menggunungnya hal –hal yang kita tunda, terbengkalainya proyek yang kita pegang, batalnya niat-niat yang mulia.

Tiga modus motivasi yakni:

  • Motivasi demi hasil

Manusia jenis ini adalah melakukan sesuatu demi maksud akan memperoleh hasil tertentu. Persoalan terbesar disini adalah bagaiman mempertahankan dan meningkatakan motivasi yang mampu mengatasi tidak menyenangka itu demi hasil akhir yang menyenangkan.

  • Motivasi demi menghindari sesuatu

Manusia jenis ini melakukan sesuatu, walaupun proses dan akibatnya tidak menyenangkan demi menhindari esutu yang tidak menyenangkan. Yang menjadi persoalan dengan motivasi jenis ini ialah bahwa sesuatu yang dihindari itu seringkali merupkan hal yang sebenarnya tidak boleh dihindari.

  • Motivasi poses

Manusia jenis ini melakukan sesuatu karena proses melakukanya menyenagkan. Idealnya bagaimana kita bisa melakukan pekerjaan dengan sangat menggairahkan dan dengan melakukanya kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita sukai, dan diujung prosesnya kita memperoleh hal-hal yang kita inginkan.

 

Untuk menemukan senar motivasi akbar anda maka anda harus meneliti hasrat anda, apa keinginan anda, da apa kerinduan anda. Rumuskan hasrat anda tersebut secara positif dalam bentuk cita-cita, visi, atau sasaran. Rumuskan hasarat anda tersebut secara negatif dalam bentuk ketakutan yang harus anda hindari..integrasikan hasrat dan keinginan anda di atas dalam pilihan pekerjaan, aktivitas dalam bidang profesi yang akan anda tekuni dan carilah model dari hasrat dan keinginan anda itu dalam diri tokoh-tokoh panutan.

Jadi untuk menemukan bidang di mana anda bisamemfokuskan diri secara tuntas sehingga timbul passion, motivasi dan kecintaan yang hebat, dianjurkan kepada anda untuk melakukan hal-hal berikut ini:

  1. carilah hal-hal yang dapat anda sukai dalam pekerjaan. Di sini anda harus dapat melihat keterkaitan dalam bakat dan kelebiahan anda.
  2. berusahalah menyukuri dan mengapresiasi tugas-tugas tersebut sehingga akhirnya tumbuh rasa cinta, yang pada giliranya akan memberikan rasa senang yang lebih besar lagi.
  3. jika adna secara jujur tidak kedua butir di atas, itulah petunjuk bahwa anda sedanng mengerjakan apa yang bukan darma anda. Artinya anda berada di tempat yang salah, bersama orang yang keliru, dan melakukan pekerjaan yang tidak tepat. Segerlalah cari pekerjaan lain yang sesuai dengan bakat, panggilan dan darma pribadi anda.
  4. temukan hubungan antara pekerjaan anda dengan pekerjaan orang dan bagian lain, bahkan dengn sistem yang lebih besar lagi, termasuk dunia di luar pekerjaan anda. Kesadara ini akan menolong anda untuk memahami bahwa pekerjaan anda bukanlah  sekedar bau dan mur dalam mesin raksasa, melainkan unsur vital dari suatu konsep dan realitas yang lebih tinggi dan agung.
  5. hubungkan pekerjaan anda dengan apa saja yang indah dan penting di hati anda. Dari sisnilsh munculnya rasa keterpanggilan yang kuat dan mantap. Dan bila itu terjadi, maka anda sudah menemukan senar motivasi yang bisa anda singung kapan saja anda mau.

 

Mentalitas para maestro

Untuk mencapai sebuah prestasi unggu, apalagi prestasi kelas dunia, seorang pasti dihadapakan pada tantangan yang juga kelas dunia. Tantangan inilah yang harus dijawab dengan sikapa mental kelas dunia juga. Selain itu diperlukan stamina yang prima. Untuk itulah diperlukan seperangkat motivasi akabar. Apakah motivasi ini terbit dari dalam atau sesuatu di dalam diri kita tidakalah terlalu penting. Yang penting kemudian orang merasa terpanggil untuk berbuat dan melakukan kegiatan yang akbar.

Studi mengenai perilaku para maestro, manusia bermaotivasi akbar, menunjukkan bahwa mereka pada umumnya memiliki mentalitas yang khas yang disarikan sebagai berikut ini:

  1. Ambisius. Merka ingin mencapai hasil besar atau sesuatu yang bekualita tinggi. Mereka ingin menciptakan atau mencetak prestasi yang lain dari pada yang lain.
  2. Berani tampil beda, tidak asal ikut arus. Mereka tidak puas menjadi  sekedar peniru, pengikut jejak atau penerus. Sebaliknya mereka ingin menciptakan hal yang baru.
  3. Bekerja melebihi standar umum. Mereka menetapkan standar yang sangat tinggi dan tidak puas dengan yang biasa-biasa, orientasi mereka adalah kesempurnaan.
  4. Mereka mempunyai visi, impian besar, cita-cita agung. Hati mereka dipenuhi impian dan idealisme. Mereka ingin memperbaharui sesuatu, bahkan menciptakan secar baru.
  5. Kreatif, proaktif, imajinatif, inovatif. Kepala mereka dipenuhi oleh daya cipta, gagasan-gagasan revolusioner dan ide-ide baru. Mereka tidak tahan menunda dorongan batin itu dan mengenjawantahkanya sampai tuntas.
  6. Mampu bekerja dengan sangat intensif. Mereka memiliki semaca mood kerja yang positif yaitu roh keberhasilan yang menguasai diri mereka.

 

Jika mentalitas para maestro itu ditelusuri sampai ke akar-akarnya, maka kita akan menemukan sehimpunan keyakinan dasar yang mereka anut kuat-kuat. Ini sebagian kredo sukses mereka, sistem percaya mereka: mereka tidak akan menyerah sepanjang mereka yakin bahwa cita-cita dan tujuan mereka benar dan berharga. Mereka menyakini bahwa segala sesuatu bekerja sama menbantu mereka untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Mereka tidak gentar menghadapi tantangan sesulit apapun karena kesulitan yang tidak mampu mematahkan mereka pada akhirnya menguatkan mereka, dan tidak mengijinkan orang lain mematahkan semangat dalam mencapai visi dan tujuan mereka.

Mereka tidak menyerah pada ketakutan, tidak peduli berapa besar ketakutan itu. Mereka akn terus bertindak berani karena mereka tahu baha keberuntungan selalu berpihak kepada para pemberani. Tidak ada kata mustahil dalam kamus mereka, semua mungkin tercapai asal kita mau mencoba, terus percaya, dan menjaga apai harapan kita.  Demikianlah motivasi akbar timbul dari kepercayaan yang paling dalam akan pentingngnya sesuatu untuk diekerjakan, sebuah tujuan untuk dicapai, sebuah misi untuk ditunaikan.

Sumber : Jansen Sinamo,  2006, Mengubah Pasir menjadi mutiara, Penerbit: Institut darma Mahardika,  

 

 

DASAR DREAM TEAM

Posted in leadership on October 23, 2011 by shelmi

Sebuah hal yang perlu anda sadari bahwa anda sekarang telah berada dalam sebuah tim, atau anda berniat untuk membangun sebuah wadah, yang akan menghimpun sjumlah orang-orang spesial untk mengambil lankah-langkah spesial pula dalam hidup dan kesuksesan anda.

Sistem penghimpun ini bekerja dua arah, yaitu suatu saat anda memerlukan dukungan dan bantuan untuk diri anda sendiri, pada saa lain anda akan mendukung  dan membantu orang lain.

 

membina Hubungan

Sebelum semunanya berjalan lebih jauh, sebelum kesepakatan dan sistem dibuat, sebelum agenda-agenda menjadi rutinitas dan sebelu anda menjadi bagian dari sebuah tim masa depan, sebaikna anda mencermati diri anda dalamhubungan dengan orang lain.

Pelajari karakter mereka dan bina fondasi persahabatan yang kokoh, yang dimulai dari sikappositif, saling mamahai kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk mendapatkan sikap sinergis yang kompak.

Anda menyadari bahwa setiap pribadi adalah individu yang unik, punya karakter dan jiwa sendiri yang pastinya berbeda dengan diri individu lainya. Menyadari akn hal ini, berarti nda telah menempatan diri sebagi bagian dari komunitas yang unik. Unutk lebih jauh mengenal diri anda dan orang lain dalam upaya untuk membina hubungan yang lebih baik, ada beberapa langkah praktis yang dapat anda lakukan, diantaranya:

  • Diri anda punya kebajikan dan anda juga punya rasa penghargaan yang tinggi kepadaorang lain mak sudah epatutnya anda menyadari hal itu, lalu gunakan dalam pergaulan keseharian anda untuk menerima dan menghargai orang lain.
  • Anda akan menempati bahwa begitu banyak orang yang memiliki pandangan, pemikiran, dan ide yang sama dengan anda. Bina hubungan yang lebih instens dan serius lagi.
  • Kembangkan sikap saling menghargai dan menerima antara kalian agar lebih terbina hubungan batin yang lebih dalam lagi. Minta pendapat mereka, anda harus bisa menerimanya tanpa harus menyangga terlebih dahulu setiap masukan dan kritikan yang meeka lontarkan kepada pribadi anda.
  • Kembangkan rasa humor yang positif dengan orang lain. Mereka akan sangat tertarik akan apa yang telah anda lontarkan setelah kalian menikmati kesengan itu.
  • Bersikap baiklah kepada orang lain, tanam investasi kebaikan sebanyak mungkin, baik diminta maupun tidak diminta.
  • Dalam tahapan membina hubungandengan orang lain, apalagi untuk proyeksi jangka panjang, anda sebaiknya jangan bersikap setengah-setengah dan langsung ingin tahu kesediaan mereka.

 

Membangun Sikap Saling Mempercayai

 

Kepecayaan merupakan nilai mahal dari sebuah pertemanan, persahabatan,dan relasi dari sebuah kerja tim. Sebelumnya anda seharusnya membina hubungan baik dan menyenangkan telebih dahulu dengan setip anggota tim anda dan orang lain, mana tahu suatu saat nanti anda  akan membutuhkan bantuan mereka. Lagipula anda sangat butuh relasi dan jaringan yang mantap guna mengantarkan tim ada ke gerbang kesuksesan. Bagaimanapun juga hubungan baik dan saling menyenagkan akan lebih mempererat keakraban, persahabatan, dan kerja sama tim akan lebih kompak lagi, serta akan terbinanya relasi yang baik dengan pihak luar.

Beberapa langkah berikut ini yang berisi bagaiman caranya untuk menumbuhkan kepercayaan orang lain pada diri anda;

  • Apa yang anda ucapkan sudah sesuai dengan apakah yang anda lakukan?

Sebenarnya hanya butuh sedikit kerja ekstra untuk perhatian mereka terhadap kepribadian anda, asalkan anda selalu bertindak seperti apa yang anda katakan, konsisten dan berani bertindak tegas untuk itu. Mereka, yang berada di luar diri andalah, yang akan menilai sendiri bahwa anda punya karakter yang kuat dan istimewa.

  • Anda harus lebih banyak memahami orang lain, dan cobalah untuk mengalah lebih sedikit.

Banyak-banyaklah untuk mendengarkan orang lain, memahami permasalahan mereka dengan seksama dan jangan sering memotong atau menyangga perkataan mereka. Pada saat seperti itu anda harus lebih banyak mengalah, lebih banyak diam dan dengan khusyuk mendengarkan permasalahan dan keluh kesah mereka. Bila anda sering membuka ruang spesial ini kepada orang lain, kemungkinan besar mereka akanmenyenangi anda dan akan selalu menjadi pendukung anda yang setia. Mereka hanya butuh pengertian dari anda bahwa mereka punya banyak masalah dan mereka terlanjur memercayai anda untuk berbagai masalah itu, maka sambutlah dengan senyuman dan pahami mereka seperti anda memahami diri anda sendiri.

  • Selalu ada pada saat yang penting, dan katakan bahwa anda sangat memperhatikanya.

Hal ini mungkin saja kurang berarti pada saat yang barang kali tidak terlalu monumental. Itu adalah perhatian tulus yang dapat anda berikan, walau anda menganggap itu bukanlah sesuatu yang berlebihan.

  • Mengembalikan pinjaman dengan lebih baik dari pada apa yang anda pinjam darinya.

Hal ini bukan atas dasar kesadaran atau sebagai ungkapan terima kasih, tapi lebih dikarenakan mereka harus membayar sejumlah bunga yang besar dari pokok pinjaman.

  • Berusahalah untuk menjaga amanah orang lain dengan sebaik-baiknya.

Amanah merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan orang lain kepada anda, karena mereka menganggap anda adalah orang yang jujur dan bisa diperaya. Amanah pada dasarnya adalah sebuah bentuk penghargaan yang mulia yang diberikan seseorang kepada anda. Sudah selayaknya anda menjaga amanah itu dengan sebaik-baiknya, sebab sudah banyak yang anda pertahankan untuk itu. Tapi sebaliknya, bilaa anda tidak mampu menjaga amanah dengan baik yang dibrikan orang lain kepada anda, maka mereka tidak akan mempercayai anda lagi. Dan akan selalu menganggap anda adalah orang yang tidak jujur dan mereka sedapat mungkin mejauhi anda atau tidak mau lagi berurusan lagi dengan anda.

  • Bersikap terbuka kepada orang lain tanpa harus ada yang anda tutup-tutupi di mata mereka.

Bila anda punya banyak kelemahan, maka akuilah kelemahan anda itu kepada mereka secara jujur dan meminta mereka untuk bisa memahami kekurangan mereka itu. Tapi yang pasti mereka akan menghormati pengakuan jujur anda itu.

  • Sering-seringlah untuk memuji orang lain.
  • Menolong tanpa pamrih

Sebelumnya anda telah menyadari bahwa apapun yang anda lakukan hari ini, pasti anda akan dapat merasakanya pada suatu saat nanti. Setiap apa yang anda lakkan untuk mereka secara ikhlas dan tulus kan selalu mereka kenang sebagai budi.

  • Akui kesalahan dan kekeliruan anda secara jujr lalu minta maaflah segera.

Anda sudah berpikiran dewasa mengatakan secara teus terangdan mengakui secara jujur kesalahan yang telah anda perbuat tanpa haru menutup-nutupinya. Lalu minta maaflah segera atas kesalahan dan kekhilafan yang telah anda lakukan itu. Mengakui kesalahan secara jujur, bukanlah sikap lemah, tapi itu justru menunjukkan kepada orang lain bahwa anda adalah orang yang bertanggung jawab dan berani memikul semua konsekuensi dari apa yang telah anda lakukan itu.

  • Dahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi

Orang lain akan melihat diri anda dari segi sejauh mana anda lebih peduli kepada orang lain, dan selalu bersikap mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan anda sendiri. Tindakan ini adalah awal yang baik untuk anda cermati dalam membina hubungan dengan lingkungan sosial yang ada di sekitar anda. Lakukan hal-hal yang terbaik bagi orang lain dan masyarakat anda, anda akan dapat bahwa mereka sangat menghormati kepribadian anda itu.

 

 

KEPEMIMPINAN YANG KUAT DAN BIJAKSANA

Posted in leadership on January 18, 2011 by shelmi

Yang dibutuhkan saat ini untuk menghadapi perkembangan zaman adalah bukan pada apa “yang diperlukan” pada masa-masa tertentu, akan tetapi bagaimana mendapatkan “orang-orang kuat dan handal” (pemimpin dan SDM) yang mampu memimpin dan mempunyai keahlian mengatasi masalah bisnis dalam “waktu” yang terus berubah bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Mengasah Kepemimpinan
Bagaimana cara mengasah kepekaan seorang pemimpin dalam mengatasi masalah SDM, pemasaran, produksi, keuangan, dan perubahan-perubahan yang terjadi dalam perusahaannya dengan lincah, dan bagaimana mereka mampu menjadi strategic change leader.
Ada dua hal yang dapat dijadikan landasan bagi seorang pemimpin, yaitu:
 Peranan pemimpin terhadap pengembangan SDM
Kecakapan seorang pemimpin sangat dibutuhkan dalam mengelola karyawan. Oleh karena itu “pemimpin” harus bisa menghadapi tantangan dan siap untuk berjalan, maju, dan bertahan bersama-sama di tengah “ketat”-nya persaingan bisnis.
 Kecakapan seorang pemimpin
Tingkat kecakapan seorang pemimpin dalam ilmu kepemimpinan terbagi dalam 9 area, yaitu:
• Navigator
Yaitu sikap seorang pemimpin yang mampu menangani, memahami masalah dan mengambil peluang dengan cepat.
• Strategist
Mampu menyusun tindakan dan tujuan jangka panjang yang sejalan dengan visi perusahaan.
• Memiliki sikap entrepreneurship
Mampu menciptakan, menemukan, dan mempergunakan berbagai peluang untuk menciptakan produk atau jasa.
• Mobilizer
Secara proaktif mampu menyelaraskan hubungan baik dengan pihak-pihak tertentu, menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan karyawan untuk mencapai tujuan dengan cepat.
• Talent advocate
Merekrut, mengembangkan serta mempertahnkan SDM yang memiliki kemampuan dan memotivasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis pada saat yang tepat.
• Communicater
Seorang pemimpin harus mampu membangun komitmen terhadap pencapaian tujuan.
• Global thinker
Mampu memadukan berbagai informasi untuk mendapat perspektif yang lengkap.
• Change agent
Mampu menciptakan atmosfer terhadap perubahan dan mampu membantu pihak lain dalam menghadapi perubahan.
• Enterprise guardian
Mampu mempertahankan nilai pasar perusahaan dengan pengambilan keputusan yang tepat.

Membentuk Visi Pemimpin
Visi adalah mimpi atau gambaran terhadap masa depan. Pernyataan visi merupakan upaya sebuah perusahaan mengungkapkan visi melalui kalimat, mampu menghidupkan dan mewujudkan visi tersebut dalam kegiatan perusahaan sehari-hari.
Kualitas pemimpin dapat dilihat dari visinya. Untuk itu pemimpin harus dapat mengintegrasikan visinya yang bermanfaat bagi masa depan perusahaan dan mampu mengkomunikasikannya dengan orang-orang yang mau berpartisipasi untuk merealisasikan visi tersebut. Dengan demikian visi memiliki kekuatan untuk mengubah pekerjaan yang monoton menjadi menyenangkan.
Dalam kaitan dengan pembahasan visi ini, maka seorang pemimpin harus bisa:
 Mengkomunikasikan visi
Seorang pemimpin harus bisa mengkomunikasikan visinya kepada orang-orang yang berada di lingkungannya secara efektif agar menjadi shared vision.
 Melakukan komitmen
Seorang pemimpin harus bisa membuat orang lain melakukan”komitmen” untuk memutuskan apa mereka mau terlibat atau tidak dalam menerima visi tersebut tanpa adanya paksaaan.
 Mampu memberdayakan karyawan
Untuk mengkomunikasikan visi secara akurat perlu diikuti oleh upaya-upaya pemberdayaan terhadap pekerja. Karena itu pemimpin harus melakukan penilaian, membentuk dan memahami pegawainya melalui pengambilan resiko terhadap pemberdayaan.

Dalam menjalankan strategi bisnis ada beberapa hal yang menarik yaitu:
 Keberhasilan seorang pemimpin akan terwujud apabila dirinya mampu mengikuti pola perubahan lingkungan dan perusahaannya dengan mudah.
 Mampu menciptakan kreasi mental.
 Mampu menciptakan kreasi fisik.
 Kemampuan melakukan perencanaan dan menjalin hubungan yang baik hingga melahirkan komitmen, loyalitas, motivasi dan kepercayaan sebagai kunci keberhasilan mereka.