Archive for April, 2009

Brand Loyalty

Posted in marketing on April 13, 2009 by shelmi

Brand Loyalty Dengan pengolaan dan pemanfaatan yang benar, brand loyalty dapat menjadi aset strategi bagi perusahaan. Berikut adalah beberapa potensi yang dapat diberikan oleh brand loyalty kepada perusahaan: (1) Reduced marketing cost (mengurangi biaya pemasaran) artinya lebih mudah mempertahankan pelanggan dibandingkan dengan upaya untuk mendapatkan pelanggan baru. Jadi biaya pemasaran akan mengecil jika brand loyalty meningkat (2) Trade leverage (meningkatkan perdagangan) ; Loyalitas yang kuat terhadap suatu merek akan menghasilkan peningkatan perdagangan dan memperkuat keyakinan perantara pemasaran. (3) Atracting new costumers (menarik minat pelanggan baru). Dengan banyaknya pelanggan suatu merek yang merasa puas dan suka pada merek tersebut akan menimbulkan perasaan yakin bagi calon pelanggan untuk mengkonsumsi merek tersebut terutama jika pembelian yang mereka lakukan mengandung resiko tinggi. (4) Provide time to respond competitive threaths (memberi waktu untuk merespon ancaman persaingan). Brand loyalty akan memberikan waktu pada sebuah perusahaan untuk merespon gerakan pesaing. Pelanggan yang loyal akan memberikan waktu pada perusahaan tersebut memperbaharui produknya dengan cara menyesuaikan atau menetralisasikannya.

SEBELAS PRINSIP BERWIRAUSAHA

Posted in enterpreneur on April 2, 2009 by shelmi

1. MEMILIKI TUJUAN YANG JELAS

Sebelum kita memulai sebuah usaha ,kita harus menetapkan apa yang harus menjadi tujuan usaha yang akan kita akan kerjakan tersebut, agar kita dapat meminimalisasi resiko dan menggunakan sumber daya yang lebih efektif. Untuk menemukan tujuan bisnis , akan lebih mudah ketika kita lebih dahulu menemukan tujuan hidup kita, dan peran kehadiran kita di dunia. Mulailah mengenali keberadaan diri kita, baik itu kelemahan, maupun kelebihan kita.Dan upayakan agar kita terfokus pada kelebihan-kelebihan yang kita miliki dan bukan pada kelemahan kita. Pahamilah bahwa dalam diri kita terdapat sebuah potensi luar biasa yang dapat kita berdayakan untuk dijadikan sebuah usaha ,biasanya itu berupa hobby dan hal-hal yang nampaknnya mudah untuk kita lakukan ,tapi sulit untuk dilakukan orang lain. Ketika kita telah menemukan tujuan hidup kita ,maka saat itu kita akan lebih mudah menentukan tujuan dari bisnus kita.Dan ,usahakan agar penetapan tujuan tersebut kita tetapkan dengan spesifik dan tidak terlalu meluas. Tidak ada hal yang membahagikan dari hidup kita kecuali mengenal hidup kita dan menyadari bahwa saat ini kita sedang bertumbuh mencapai penggenapan tujuan tersebut.

2. TIDAK TERGANTUNG PADA MODAL YANG BESAR

Untuk memulai sebuah usaha ,ada empat bentuk modal yang harus di miliki yaitu;motivasi diri,keterampilan,relasi,dan dana. Namun banyak orang yang ketika berbicara tentang modal sebuah usaha ,pandangannya selalu terfokus pada permodalan dalam bentuk dana.Padahal itu masih salah satu daru empat bentuk modal yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha . Sehingga ,ketika dia takut memiliki modal dana yang banyak , seakan- akan niatnya untuk berwirausaha tidak patut diteruskan. Ada orang yang banyak uang tapi sedikit motivasi, relasi dan skill, sehingga dia tidak mampu memulai dan mengembangkan sebuah usaha. Tetapi, mereka yang kaya motivasi diri , relasi dan skill dan sedikit modal uang dapatr lebih berhasil dalam memulai dan Membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan orang itu akan jauh menunjang keberhasilan kita untuk menjadi seoran wirausahawan yang sukses. Asalkan kita terus mengasah diri dengan terus belajar dari pengalaman orang lain dean diri sendiri .Ditambah dengan sikap jujur dan mengembangkan sebuah usaha tanggung jawab, amaka keperecayaan itu akan datang dengan sendiri

3. TERLAMBAT BUKAN BERARTI TERBELAKANG

Keberhasilan sebuah usaha itu tidaklah terletak pada siapa yang lebih dahulu memulai. Karena belum tentu pencetus ide mampu menyajikan sesua yang sempurna sekaligus .Dan banyak usaha yang mampu memberikan sesuatu yang lebih baik daripada pendahulunya atau pencetus idenya .Jika sang pencetus ide tidak mampu menciptakan inovasi-inovasi baru yang melebihi para pandatang barunya, maka suda dapat di pastikan mereka lebih akan ketinggalan oleh para pendatang-pendatangbarunya. Jangan berkecil hati jika kta ingin melihat ada yang sudah mendahului kita dalam menjalankan bidang usaha yang hendak kita kerjakan.Karena belum tentu mereka bisa sebaik kita. lihat apa kekurangan dari pendahulu kita ,dan usahakan kita dapat memberikan apa yang tidak dapat mereka lakuka,Sehigga pasar kita dapat diperhitungkan kita, sekalipun kita tergolong pendatang baru. Buat daftar perbandingan dari setiap pesain kita ,dan mulai tentukan posisi kita di pasa yang hendak kita raih. Menjadi terdahulu itu masalah waktu ,tetapi menjadi terdepan itu masalah proses dan progress

4. PEKA TERHADAP CELA PASAR

Saat kita berbicara tentang peluang(cela pasar),mungkin kebanyakan orang berpikir tentang suatu hal yang terlalu jauh dan rumit ,padahal seringkali peluang itu terdapat dari hal-hal yang sederhana yang ada di sekitar kita.Hanya saja karena kita terlalu perpikir jauh, maka peluang yang sebenarnya ada disekitar kitatidak dapat kita lihat.Peluang merupakan sesuatu yang dekat dengan kita, namun untuk menemukannya diperlukan sebuah kejelian dari kita sendiri. Apabila kita memiliki sikap yang positif dan mampu berpikir jernih terhadap suatu kaeadaan atau masalah, maka kemungkinan besar kita akan mampu melihat peluang besar. Cobalah mulai perhatikan keadaan di sekeliling kita kemudian ambil waktu untuk merenungkan tentang sebuah keadaan dan kondisi yang umumnya atau sering kali di alami orang-orang disekitar kita.biasanya dusitulah kita akan menemukan sesuatu yang memiliki potensi untuk di jadikan sebuah lahan usaha.

5. MENGUKUR SAAT YANG TEPAT

Menjadi seorang pengusaha tidak hanya dituntut untuk bisa menawarkan barang tepat,tetapi juga dituntut untuk bertindak di waktu yang tepat. Sesuatu yang tepat jika dilakuakan disaat yang tepat, maka tidak akan memberikan sebuah hasil yang maksimal. Mempelajari situasi dan kecendrungan –kecendrungan yang terjadi merupakan suatu hal yang perlu dilakukan untuk dapat mengetahui waktu yang tepat untuk bertimdak .Namun akan lebih mudah lagi jika kita langsung berkonsultasi dengan seorang yang lebih senior aatu mentor yang sudah lebih berpengalaman di bidang usaha yang hendak kita lakukan . Belajar untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya menyangkut bidang uasha yang hendak kita lakukan , akan banyak menolong kita dalammemutuskan kapan waktu yang tapat untuk bergarak . Semantara waktu itu belum kita temukan maka hal yang kita llakukan adalah dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya ,sehingga saat ini waktunya tiba sudah dapat langsung melangakah dan bahkan berlari kencang. Kesuksesan harus di bayar dengan harga yang mahal,dan harganya itu adalah ketekunan. Belajar dan pantang menyerah.Jika kita ingin menjadi wirauasaha yang sukses bayarlah harganya.

6. MENGUASAI BIDANG USAHA YANG HENDAK DIKERJAKAN

Melangkah untuk menjadi seorang wirausahawan merupakan hal yang mengandung resiko. Namun bukan berarti kita harus menanggung resiko yang sebenarnya masih dapat kita hindari sebelumnya. Tidak jarang para pelaku usaha yang mengalami kegagalan saat menjalankan usaha yang baru dirintisnya karenakan mereka tidak siap mengalami resiko atau perintisan. Sehingga dangan berat hati akhirnya mereka terpaksa harus mengakhiri usahanya yang sebenarnya masih baru disirami. Sebernarnya, jika kita mempersiapkan dahulu langkah-langkah kita sebelum memulai usaha dangan mempelajari seluk-beluk usaha kita ,maka kita tidak perlu mengalami resiko yang tidak perlu. Karna dengan kita mempalajari bahkan menguasai terlebih dahulu bidang uasanya, maka kita dapat melakukan antisipasi atau mendeteksi resiko yang kemungkinan akan terjadi, kita memiliki kemampuan untruk mengatasinya. Lain hal dengan resiko yang sifatnya diluar kemempuan manusia , itu hanya akan kekuasaan tuhan lah yang berparan. Jadi sebelum kita memulai usaha.Ambilah beberapa waktu untuk belajar dan memahami cara kerja usaha kita.

7. BERANI MELANGKAH

Apa keberanian un tuk mengambil langkah awal, maka kita tidak akan pernah menjadi seorang penggusaha.Kita boleh bermimpi menjadi seorang wirausawan yang sukses, tetapi apabila kita tidak pernah berani mngambil langkah awal, maka semua itu hanya akan tinggal sebuah angan-angan. Memang setiap langkah yanh handak kita ambil itu memiliki resiko, namun janganlah kita terlalu memusatkan perhatian dan pikiran kita pada resiko tersebut, karena kehidupan adalah sebuah perjalan yang berisiko, dimana kita tidak pernah terhindar dari resiko.Yang terpenting adalah bagaimana kita memiliki kesiapan untuk menghadapi resiko dan mulai mengambil langkah untuk mengahadapi resiko tersebut. Mulailah memupuk keberanian unttuk mengambil langkah,jangan takut resiki,terkadang hal yang tersulit yang kita hadapi hanya akan ditemui jlan keluarnta setelah kita menghadapi masalah tersebut.Jadi jangan takut melangkah apabila segala sesutu telah dipersiapkan.

8. BERPIKIR KREATIF

Dalam dunia usaha kemampuan dalam berpikir kreatif adalah sesuatu yang mutlak yang diperlukan. Karena pemikiran yang kreatif tersebut akan memberikan pengaruh dalam memula usaha, mempertahankan dan mengembangkan usaha. Kemampuan berpikir kreatif, selalu diawali oleh penerimaan terhadap duri sendiri terlebih dahulu. Dengan nilai melihat kelebihan-kelebihan yang kita miliki ,Itu akan berpengaruh pada pola pemikiran yang kreatif.

9. BERANI BERBALIK ARAH

Prinsip berani berbalik arah ini,sangatlah di perlukan jika kita sudah mengalami kebuntuan dalam menjalankan usaha yang kita kerjakan. Jika usaha itu memang sudah memberikan prospek lagi dan sulit untuk dipertahanmkan , maka jangan takut untuk memulai sesuatu yang baru.

10. MEMPERTAJAM INSTUSI

Gerak instusi sering kali memberikan rasa khawatir tersendiri pada kita.Karena jalannya tidak tergambarkan secara rasional.Tetapi justru itula yang membedakan antara orang yang sukses dan yang tidak. Ketajama sebuah instusi bisa dilatih,dengan cara banyak mencoba dan mengalami trial dan eror terlebih dahul, dan bisa muncul melalui media yang namanya tantangan dan kesulitan

11. TEKUN DAN SABAR Untuk memperolehkuatan proses ketekunan dan kesabaran,diperlukan terlebih dahulu agar memperkut visi dan misi kita di bidang usaha tersebut.Karena tanpa mimpi dan visi yang kuat sering kali orang gugur ditengah jalan dalam menjalankan usahanya.

Source : Starting Your Business In Crisis, Sandy Triasa

Posted in Uncategorized on April 2, 2009 by shelmi

creative-thinking