Uncategorized

Influence Of Servicescape, Customer Satisfaction, WOM, and Social Media to Consumer Loyalty (study case bali beach)

https://www.atlantis-press.com/proceedings/ebic-17/25891513

Advertisements
business, enterpreneur, Uncategorized

Persiapan Menjadi Entrepreneur

Syafrizal Helmi Situmorang

Seorang calon entrepreneur yang baik harus mengenali dirinya sendiri. Dia harus memiliki karakter umum yang biasa dimiliki oleh seorang entrepreneur seperti bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, senang bergaul dengan orang lain, dan lain sebagainya. Selain itu calon entrepreneur harus memiliki cita-cita dan motivasi pribadi. Motivasi adalah suatu dorongan dari dalam diri Anda yang mendorong Anda untuk melakukan sesuatu, termasuk untuk menjadi seorang young entrepreneur.

Karakter, motivasi dan cita cita anda merupakan modal untuk memiliki sikap mental positif sebagai kunci sukses dalam hidup. Untuk bisa sukses kita harus memiliki mental baja.Ditembak kanan kiri,tetap tegar, Diterpa kesulitan, tetap tenang, Ada beberapa kondisi tertentu yang dihadapi entrepreneur dan membutuhkan sikap mental tertentu pula. Sikap mental ini nantinya harus dipersiapkan oleh para calon entrepreneur sebelum mulai membuka usaha dan setelah menjalani usaha tersebut. Beberapa sikap mental itu antara lain: Kesiapan menghadapi ketidakpastian, Pantang mengatakan “tidak bisa”, Sikap mental “tidak mau rugi”, Keberanian mengambil risiko, Kesiapan untuk bekerja lebih keras, lebih tekun, dan lebih sabar, Bangga akan usaha anda serta Sabar dan tetap komitmen ketika dilecehkan, dihina atau dianggap tidak mampu dari orang-orang sekeliling kita, dan dianggap gagal dari orang terdekat kita

              Selanjutnya bakat dan kemampuan. Pemahaman akan bakat dan kemampuan diri menjadi sangat penting karena pemahaman ini akan menjadi poin penting dalam pemilihan dan pelaksanaan bisnis Anda. Sebaiknya bakat dan kemmapuan anda terus diasah agar menjadi keterampilan yang akan menjadi kunci sukses anda. Yang terakhir adalah Pengalaman. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Anda akan banyak belajar dari pengalaman Anda dan pengalaman orang lain. Bukan berarti bahwa dalam membuka usaha harus berpengalaman terlebih dahulu. Namun, apabila Anda mempunyai pengalaman terlebih dahulu di bidang yang akan Anda geluti, itu akan sangat membantu.

Do What You Love & Love What You Do

Khalil gibran berkata : bekerjalah dengan rasa penuh cinta. Saat kita sudah mencDo-what-you-love-love-what-you-do-saying-quotesintai sasaran kita,bekerja keras seperti apapun akan kita lakukan dengan penuh gairah. Energi selalu mengalir ke arah sesuatu yang dicintai.Dimana pun ada cinta, energi mengalir mencari” permukaan cinta “ dan terus bergerak.  Dengan memiliki impian kita akan mencintai pekerjaan atau profesi kita, agar impian kita tercapai. saat kita begitu mencintai impian kita, ia akan memandu gerak langkah kita.Apa yang akan kita lakukan akan mengalir begitu saja,tanpa beban.

Cintailah apa yang kamu kerjakan karena itu akan membuat kehidupanmu lebih menyenangkan, jangan melakukan sesuatu dengan alasan kekayaan. Hal terbaik adalah mendengarkan kata hati, karen akata hati akan menuntunmu kearah yang benar. Setiap manusia diberikan pilihan, ketika kita melakukan ssuatu hal yang kita cintai, maka passion hadir dalam diri kita. Passion adalah faktor x yang memberi kita energi untuk berbuat lebih sehingga kita tidak akan berhenti karena rintangan dan halangan.

Passion merupakan syarat utama untuk sukses. Banyak orang yang berfikir secara rasional akan menyerah ketika menghadapi rintangan. Passionlah yang membuat kita tetap berusaha.Passion juga merupakan perasaan cinta yang menggebu-gebu, hasrat atau rasa antusias ketika melakukan suatu kegiatan atau aktivitas. Passion bisa berupa  minat, hobi, bakat, kekaguman atau antusiasisme anda terhadap sesuatu. Adanya passion akan membantu anda memilih pekerjaan terbaik yang anda senangi. Jadi pertanyaannya apakah menjadi seorang entrepreneur passion anda apa tidak? Apakah anda senang bekerja mandiri? Senang berinteraksi dan melayani orang lain? Senang bisa menjadi bos bagi diri sendiri? Menyenangi resiko? Ingin menghasilkan uang yang lebih banyak? Melihat hambatan sebagai peluang? Jika ya mungkin passion anda cocok menjadi seorang entrepreneur.  Memiliki passion berarti akan membuat kita tidak mudah pantang menyerah serta  gigih dalam berusaha. Donal Trump dalam bukunya succes 101, berkata “when there’s a will, there’s a WIN”. selamat mencoba.

 

 

 

enterpreneur

Peran Wirausaha dalam Pembangunan Nasional

Defenisi dan konsep mengenai kewirausahaan sangat banyak sekali kita jumpai pada literatur-literatur ataupun pendapat dari para ahli. Bila kita amati dari berbagai defenisi tersebut kita akan menemukan beberapa pandangan yang sama mengenai kewirausahaan. Pandangan tersebut bila kita satukan akan menjadi nilai-nilai ataupun karakter dari wirausaha.

Berbagai metode dan konsep wirausaha pembentukan dan pengembangan wirausaha mulai diperkenalkan di kampus-kampus. Hal ini dipicu semakin bertambahnya jumlah angkatan kerja dan sedikitnya lapangan pekerjaan, sehingga dikawatirkan lulusan universitas akan menambah jumlah pengangguran. Dengan mempelajari kewirausahan diharapkan lulusan universitas tersebut nantinya akan kreatif dan inovatif dalam mengaplikasikan ilmunya untuk membuka lapangan pekerjaan bukan malah mencari pekerjaan.

Kajian tentang kewirausahaan banyak mendapat perhatian dari para peneliti berbagai disiplin ilmu. Studi budaya dan perilaku dari David McLelland(1961) menunjukkan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh perilaku kewirausahaan, yakni sumber daya manusia (SDM) yang memilki motif berprestasi atau need for achievment (nAch) tinggi. “A country can be prosperous if there are entrepreneurs at least 2% of the population”. Suatu negara bisa makmur jika dinegara tersebut memiliki sedikitnya 2% wirausahawan dari total populasi penduduknya

Perekonomian memang memiliki peranan penting dalam pembangunan suatu Negara. Jika perekonomian bangsa kuat tentu saja akan semakin mudah dalam memajukan bangsa. Namun sebaliknya, jika perekonomian lemah sudah barang tentu akan sulit meningkatkan kesejahteraan bangsa yang adil dan merata. Semakin tinggi jumlah entrepreneur maka semakin tinggi pula kesempatan ekonomi untuk tumbuh dan berkembang. jadi pada suatu negara yang sedang berkembang, peranan para wirausahawan tidak dapat diabaikan terutama dalam melaksanakan pembangunan. Suatu bangsa akan berkembang lebih cepat apabila memiliki para wirausahawan yang dapat berkreasi serta melakukan inovasi secara optimal yaitu mewujudkan gagasan-gagasan baru menjadi kegiatan yang nyata dalam setiap usahanya.
Salah satu masalah utama pembangunan ekonomi di Indonesia yang belum terselesaikan adalah tingginya angka pengangguran dan rendahnya pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk 256 juta jiwa, dibutuhkan minimal 5,3 juta jiwa entrepreneur di Indonesia. Entrepreneur dapat menjadi salah satu solusi masalah pembangunan ekonomi. Data BPS menyebutkan jumlah pengangguran pada Februari 2015 mencapai 7,4 juta orang, dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang mengalami kenaikan untuk tingkat pendidikan tinggi.

Joseph Schumpeter menekankan pentingnya peranan wirausahawan dalam kegiatan ekonomi suatu negara, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, para pengusaha merupakan golongan yang akan terus-menerus membuat pembaruan atau inovasi dalam kegiatan ekonomi. Inovasi tersebut meliputi memperkenalkan barang-barang baru, mempertinggi efisiensi dalam memproduksi suatu barang, memperluas pasar suatu barang ke pasaran yang baru, mengembangkan sumber bahan mentah yang baru, dan mengadakan perubahan dalam organisasi.
Banyaknya jumlah entrepreneur dalam suatu negara akan membawa banyak manfaat bagi negar tersebut misalnya (1) Entrepreneur membuka jenis usaha baru dalam perekonomian. Usaha-usaha yang dikembangkan menambah heterogenitas usaha di Indonesia. Masyarakat menjadi kreatif dalam mengembangkan jenis usaha. (2) Kedua, menyediakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja. Ketika entrepreneur membuka usaha, berarti membuka langkah untuk mengurangi proporsi pengangguran dan pelamar kerja. (3) Ketiga, meningkatkan output perkapita nasional. Peningkatan produktivitas akibat munculnya usaha-usaha baru meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan pendapatan masyarakat. Dengan kata lain Entrepreneur memiliki peran vital dalam pembangunan ekonomi suatu negara karena entrepreneur merupakan motor penggerak roda perekonomian.
Sebagai suatu disiplin ilmu, maka ilmu kewirausahaan dapat dipelajari dan diajarkan, sehingga setiap individu memiliki peluang untuk tampil sebagai seorang wirausahawan (entrepreneur). Bahkan untuk menjadi Entrepreneur sukses, memiliki bakat saja tidak cukup, tetapi juga harus memiliki pengetahuan segala aspek usaha yang akan ditekuninya. Tugas dari Entrepreneur sangat banyak, antara lain tugas mengambil keputusan, kepemimpinan teknis, dan kepemimpinan, oleh karena itu dibutuhkan sarana dan prasarana, salah satunya pendidikan.

syafrizal helmi situmorang