Archive for June, 2010

Sikap Positif : Bawaan Lahir atau Bisa Dipelajari

Posted in manajemen on June 24, 2010 by shelmi

Apakah Yang Membentuk Sikap Positif?
Kadang-kadang, pemahaman mengenai yang sebenarnya dari suatu hal dapat dilakukan dengan memahami yang bukan sebenarnya dari hal itu. Maka, kita tidak mengatakan bahwa orang yang bersikap positif adalah orang selalu tersenyum atau selalu penuh canda dan tawa ke mana pun ia pergi; tidak juga orang yang tidak pernah melihat sisi negative dari suatu hal. Setelah selesai membaca buku ini, Anda akan tahu bahwa orang yang sungguh bersikap positif tidak sekadar melihat sisi-sisi negative suatu hal tetapi sekaligus punya kecakapan menangani sisi-sisi negative itu. Mari kita bahas apa yang dimaksud dengan berikap positif. Ada beberapa kunci dan frasa yang dapat kita gunakan untuk menggambarkan sikap positif.
 Bersikap netral.
 Mampu mengendalikan diri maupun situasi.
 Kreatif dalam berpikir dan berencana.
 Mampu menangani dan mengelola perubahan.
 Optimis
 Mampu mengkomunikasikan secara efektif semua sifat di atas.

Bersikap Netral
Orang yang bersikap positif cenderung menggunakan pendekatan yang netral baik terhadap orang lain maupun terhadap situasi yang dihadapinya. Mereka cenderung melihat sisi baik orang lain daripada sisi buruknya, dan berusaha melakukan sesuatu sebaik mungkin walau dalam situasi yang buruk. Dalam bidang manajemen, pendekatan seperti itu sangat berharga. Sikap netral akan membantu terwujudnya penilaian yang efektif ketika tampaknya tidak ada cara lain untuk mengatakan sesuatu yang buruk mengenai seseorang.
Mampu Mengendalikan Diri Maupun Situasi
Orang yang bersikap positif cenderung manampakkan kepercayaan terhadap diri dan kemampuan mereka sendiri. Mereka yang bersikap positif dapat mengendalikan orang lain karena mereka tidak mempunyai rintangan perihal kekuasaan mereka sendiri. Oleh karena itu, para manajer yang bersikap positif biasanya mampu melakukan pendelegasian secara efektif.
Kreatif Dalam Berpikir Dan Berencana
Dalam kaitannya dengan kecakapan manajemen, menjadi kreatif berarti mampu berpikir secara kreatif, dan itu berarti mempunyai kemampuan menghasilkan gagasan-gagasan segar, memberi pemecahan dan strategi untuk menghadapi masalah serta tantangan yang timbul. Orang yang bersikap positif berwawasan ke depan; mereka cenderung tahu apa tujuan mereka.
Mampu Menangani Dan Mengelola Perubahan
Orang yang bersikap positif cenderung menyukai kemungkinan terjadinya perubahan karena perubahan memberi peluang untuk menjelajahi bidang-bidang baru, untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman baru, dan mematahkan rintangan-rintangan yang mungkin ada.
Optimis
Sikap positif berakar kuat dalam dunia nyata dan memperhitungkan segala sesuatu apa adanya, bukannya secara samar-samar menggambarkan bagaimana seharusnya. Manajer yang bersikap positif menunjukkan optimisme yang berlandaskan kenyataan.
Mampu Mengkomunikasikan Secara Efektif Semua Sifat Di Atas
Komunikasi yang efektif merupakan unsur penting dari sikap positif. Boleh jadi kita punya rencana manajemen yang gemilang, sangat efektif, dan berwawasan ke depan yang belum pernah ada, namun bila kita tidak dapat mengkomunikasikannya maka tidak akan terlaksana.
Sikap Positif : Bawaan Lahir atau Bisa Dipelajari?
Buku ini akan mengetengahkan empat asumsi yang merupakan tema utama buku ini.
 Sikap positif bukan bawaan lahir Anda.
 Sikap positif adalah pilihan.
 Sikap positif bisa dipelajari.
 Anda bisa mempraktekkan sikap positif, bisa juga tidak—itu pilihan Anda.
Mungkin Anda berpendapat semua ini agak ekstrem. Tetapi, bila Anda yakin bahwa sikap positif atau negative adalah bawaan lahir, dan kebetulan Anda sendiri atau karyawan Anda punya sikap negative, maka tidak ada sesuatu pun yang dapat dilakukan untuk mengubahnya. Tidak demikian sebetulnya. Memang, factor genetis juga berperan. Misalnya semua orang bisa berlari, tetapi hanya sedikit yang mampu menjadi pelari kelas dunia. Sekalipun demikian, melalui praktek atau latihan kita akan mampu berlari lebih cepat daripada biasanya. Pada dasarnya, cara Anda berpikir, selera Anda, dan kecenderungan politik Anda adalah hasil belajar dan akan terus berkembang selama hidup Anda. Jadi, dengan berpikir positif Anda akan dapat menjadi semakin baik dalam hal-hal yang Anda geluti.
Sesungguhnya, Apa yang Dimaksud dengan “Sikap”?
Secara umum disetujui bahwa definisi tentang sikap harus mencakup ciri-ciri pokok tertentu, yaitu:
• Keyakinan atau pendapat yang dianut secara sadar.
• Positif atau negative.
• Bermuatan emosi atau paling tidak mengandung unsur perasaan.
• Rangsangan atau kecenderungan untuk bertindak.

Sumber : Phil Clements, bersikap positif : panduan para manajer

Advertisements

Mengapa Pelanggan Begitu Penting ?

Posted in marketing on June 24, 2010 by shelmi

Kenyataan tentang layanan pelanggan :
• Berbagi studi menunjukkan para pelanggan dua kali lebih banyak melontarkan keluhan ketimbang pujian
• Pelanggan yang tidak puas biasanya akan menyampaikan keluh kesahnya kepada 8-10 orang lain
• Tujuh dari pelanggan tersebut akan kembali berbisnis dengan anda jika menanggapi mereka dengan baik
• Jika anda menyekesaikan persoalan mereka sesegera mungkin, 95% pelanggan akan kembali berbisnis dengan anda
• Membuat pelanggan tetap anda mau meningkatan pembelian 10% adalah lebih baik ketimbang meningkatkan basis pelanggan sebesar 10%
• Perusahaan penyedia jasa menggantungkan 85-95% bisnisnya pada pelanhgan yang sudah ada
• Para pakar industry mengatakan layanan pelanggan ( customer sevice )di gerai – gerai menjadi makin penting seiring dengan meningkatnya popularitas sitem belanja catalog, jaringan home shopping, dan format-format eceran lain yang menawarkan harga diskon.
• Menurut Indeks Kepuasan Pelanggan Nasional, kepuasan pelanggan dalam penyediaan barang dan jasa merosot semenjak tahun 1995.
• Delapan puluh persen ide tentang sebuah produk atau layanan baru yang sukses berasal dari para pelanggan.
• Untuk menarik pelanggan baru, dibutuhkan ongkos tujuh kali lipat dibandingkan dengan yang diperlukan untuk memelihara pelanggan lama.

Asal Usul Sistem Manajemen

Posted in manajemen on June 22, 2010 by shelmi

Manajemen merupakan salah satu fenomena sosial tertua, seusia sejarah peradaban manusia. Pada zaman Tiongkok Kuno sudah ada catatan tentang manajemen. Dalam buku Strategi Militer Sun Zi, juga dapat ditemukan pembahasan tentang manajemen perencanaan, organisasi, komando, serta penggunaan sumber daya manusia.
Seiring dengan perkembangan masyarakat, kian meluasnya praktik manajemen, serta perkembangan produktivitas dan peningkatan kualitas organisasi, fenomena manajemen telah dikaji secara sistematis, selain karena masyarakat semakin sadar akan pentingnya fungsi manajemen. Hanya dengan manajemen yang ilmiah dan andal, suatu organisasi dapat tepat sasaran. Itulah sebabnya mengapa peran sistem manajemen semakin signifikan dalam bidang politik, sosial dan perekonomian.
Dalam filsafat manajemen, ada tiga wilayah berbeda yang perlu kita ketahui, yaitu:
1. Filsafat manajemen berdasarkan hati nurani.
2. Filsafat manajemen berdasarkan individu.
3. Filsafat manajemen berdasarkan kekuasaan.
Ketiga wilayah filsafat manajemen menjadikan manusia sebagai objek, sehingga manajemen tidak bisa dipisahkan dari filsafat humaniora, psikologi, struktur kekuasaan, dan lain-lain sehingga pada akhirnya cabang-cabang ilmu tersebut sangat bermanfaat dalam menata hubungan antar manusia.
Filsafat Manajemen Berdasarkan Hati Nurani
Jika kita ingin mengelola sekelompok orang, maka terlebih dahulu kita harus bisa mengelola diri sendiri.
Dengan demikian kita bisa menghayati bagaimana rasanya dikelola oleh orang lain sehingga kita mengetahui cara yang tepat untuk mengelola orang lain. Kiat utama dalam mengatur diri sendiri adalah mengendalikan kemudian mengatur perilaku kita. Kong Zi menegaskan bahwa segala sesuatu harus dimulai dari mengisi diri sendiri terlebih dahulu, membangun keluarga, mengelola Negara, dan kemudian menjaga perdamaian dunia.
Pemimpin yang berwibawa dan bijak dicirikan dengan atau tanpa kehadirannya mampu menumbuhkan energi dari semangat sehingga bawahannya bisa melaksanakan tugas dengan sadar dan baik. Dalam bahasa Inggris hal ini disebut present in absence.
Lao Zi dalam Dao De Jing berkata:
“Tanpa aku berbuat, rakyat sudah bisa mengurus diri
Tanpa aku bergerak, rakyat sudah bisa mandiri
Tanpa usahaku, rakyat sudah sejahtera sendiri
Tanpa komandoku, rakyat sudah bisa mengatur sendiri.” (Bab 57:LZ)
Pemimpin yang bermoral tinggi, bijaksana, berwibawa, dan mampu menjadi panutan merupakan ciri dari manajemen berdasarkan hati nurani.
Demikianlah yang diajarkan oleh para bijak bahwa hidup tidak untuk dirinya sendiri namun terutama untuk kesejahteraan lingkungan dan orang banyak. Hidup yang tidak memperkaya diri sendiri, justru menjadikan kita kaya. Hidup yang tidak menganggap dirinya besar, justru membuat kita menjadi besar.
Langit dan Bumi menjadi kekal justru bukan demi kepentingannya sendiri, melainkan demi segala sesuatu yang berada di dalamnya.
Sekali lagi perlu saya tegaskan, bahwa segala sesuatu diawali dari diri sendiri. Dalam struktur kemasyarakatan, individu merupakan unsure terkecil, ibarat sebuah atom. Individu atau atom tersebut harus aktif berinteraksi dengan atom atau individu lain agar mampu bersinergi dan menghasilkan kekuatan baru. Itulah prinsip dasar dan persoalan inti dalam ilmu manajemen.
Filsafat Manajemen Berdasarkan Individu Manusia
Dalam mengelola perusahaan, umumnya terdapat dua konsep yang berbeda. Pertama, perusahaan yang berorientasi pada kepentingan konsumen, member pelayanan yang terbaik, serta harga yang pantas. Strategi yang dilakukan yaitu mengejar volume penjualan yang tinggi alih-alih margin besar.
Konsep kedua adalah perusahaan yang berorientasi pada keuntungan pribadi dimana perusahaan ini selalu berusaha menaikkan harga jual tanpa memikirkan kepentingan pelanggan. Strategi yang diprioritaskan adalah mendapatkan profit terbanyak.
Kita tidak bisa menentukan mana yang terbaik dari kedua konsep tersebut. Namun, pengalaman membuktikan bahwa perusahaan yang berorientasi kepada pelayanan pelangganlah yang cenderung menjadi perusahaan yang lebih besar. Sebab, bila konsumen merasa puas, maka akan tercipta loyalitas pelanggan. Dengan demikian, akan sulit bagi competitor untuk bersaing. Hal tersebut juga berlaku untuk pejabat Negara yang senantiasa meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Rakyat yang sejahtera membuat Negara menjadi perkasa dan tak terkalahkan.
Lao Zi sering mengumpamakan orang bijak, para pejabat dan petinggi Negara sebagai air.
Tapi tidak banyak orang yang mampu menjalankan teori ini. Maka banyak orang bijak berkata, “Sesuai sifat air yang penuh toleransi dan mampu membersihkan sesuatu yang kotor, sehingga barangsiapa yang mampu menahan diri dalam menerima penghinaan maupun sanggup membersihkan aib bangsa, maka ia pantas disebut pemimpin bangsa. Orang yang mampu mengatasi malapetaka dan bencana alam, patut disebut pemimpin dunia.”
Namun, banyak orang yang menganggap teori tersebut tidak realistis dan sulit dipraktikkan. Misalnya, anjuran untuk bersikap lemah lembut dan toleran. Tak banyak orang yang mampu menerima ataupun mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Demikian juga dengan ajaran untuk bersikap rendah hati, tidak angkuh, tidak mau menang sendiri, seperti sifat air yang selalu memberi tanpa mengharap kembali. Utamakan kepentingan orang banyak alih-alih kepentingan dan kedudukan sendiri. Itulah inti ajaran manajemen yang berdasarkan Individu Manusia.
Filsafat Manajemen Berdasarkan Kekuasaan
Unsur-unsur pembentuk manajemen kekuasaan, yaitu:
1.Kekuasaan membuat peraturan,
2.Kekuasaan penegakan hukum,
3.Kekuasaan member penghargaan (reward) dan hukuman (punishment),
4.Kekuasaan pemanfaatan sumber daya manusia,
5.Kekuasaan pengelolaan keuangan,
6.Kekuasaan pemeriksaan.
Untuk melaksanakan enam unsure tersebut, pemimpin harus memiliki seni dan strategi kebijakan sebagai berikut:
1. Seni pelaksanaan hukum (boleh banyak cara namun menuju satu kebenaran).
2. Tekad menegakkan hukum (menjadi teladan dan tidak gegabah menjatuhkan keputusan).
3. Niat untuk terus meningkatkan kualitas diri (mampu mengendalikan diri dari segala bentuk godaan).
4. Menguasai pengetahuan dan wawasan tentang substansi dan fungsi hukum (alat untuk mencari keadilan, membela kebenaran tanpa pandang bulu).
Apabila seorang pemimpin dapat memahami dan melaksanakan prinsip-prinsip tersebut, maka ia akan dapat mengembangkan fungsi dan efisiensi manajemen secara maksimal. Pada dasarnya, perbedaan manajemen Negara dengan manajemen perusahaan hanya pada ukuran organisasinya saja. Hal lainnya tidak banyak berbeda.
Sumber : “Filsafat Kuno Dan Manajemen Modern”, Dr. Mochtar Riady

KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Posted in marketing on June 22, 2010 by shelmi

Komunikasi merupakan sarana yang penting untuk menjaga hubungan antar sesame manusia. Komuniaksi yang baik akan menghasilkan pengaruh yang baik pula. Adanya komunikasi yang tidak jelas dapat menyebabkan perselisihan diantara manusia yang menyebabkan perselisihan antar manusia yang berakhir pada pertengkaran. Oleh karena itu kita perlu kirannya mengetahui bagaimana caranya berkomunikasi yang baik.
A. PENGERTIAN DARI KOMUNIKASI
Menurut kamus Banasa Indonesia komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan tersebut dapat dipahami.
Menurut D.Lawrence dan Wilbur Scharmm Komunikasi adalah sebagai proses saling membagi atau menggunakan informasi secara bersama dan pertalian antara para peserta dalam proses informasi.
Menurut Carld I Hoveland Komunikasi adalah proses dimana seorang individu (komunikator) mengoperasikan stimulasi untuk mengubah tingkah laku individu (komunikasi) yang lain
Jadi disimpulkan bahwankomunikasi merupakan suatu proses pemindahan informasi atau gagasan dari seseorang ke orang lain sehingga informasi yang dimaksud dapat dipahami.
Menurut Aristoteles unsure-unsur dari proses komunikasi:
• S = SOURCE artinya Sumber
• M = MESSAGE artinya Pesan
• R = Receiver artinya Sasaran
Jadi komunikasi terdiri dari tiga unsur yaitu sumber – pesan – sasaran.
B. EFEK DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI
Setiap komunikasi yang terjadi akan memberikan efek baik itu secara langsung atau tidak langsung dan yang bersifat positif ataupun negatif. Penerima peserta disini dapat secara individu atau secara kelompok yang biasa anda kenal istilah massa.
Menurut Crowd ahli sosiologi pengertian Massa adalah sekumpulan orang yang terhimpun pada suatu tempat tertentu disebabkan karena adanya kepentingan dan tujuan yang sama sehingga satu sama lain saling terpengaruh dalam waktu tertentu.
Mayor Polak memberikan gambaran umum tentang Massa yaitu:
1. Dilihat dari jumlah anggotanya, jumlah massa relative besar atau luas
2. Masa bersifat heterogen yang artinya anggota-anggotanya beraneka ragam pekerjaannya atau kedudukannya dalam masyarakat yang berbeda tingkat umur, jenis klamin, tingkat pendidikan, daerah tempat tinggal dan sebagainya.
3. Massa dikatakan anonim yaitu individu-individu dan anggota massa tersebut pada umumnya tidak mengenal secara pribadi oleh komunikator.
Menurut Astrid Susanto efek dalam komunikasi yang terjadi pada setiap individu yaitu:
1. Gagasan yang ditrima dilaksanakan dan dianjurkan keorang lain
2. Gagasan yang diterima dan dilaksanakan tetapi tidak dianjurkan ke orang lain
3. Gagasan diterima tetapi pelaksanaan masih dipikirkan
4. Gagasan tidak diterima
5. Gagasan tidak diterima tetapi masih memikirkan kemungkinan diambilnya saran atau anjuran dari pihak lawan A dan B.
6. Gagasan A tidak diterima tetapi masih mengambil dan melaksanakan gagasan B
7. Gagasan A tidak diterima tetapi menrima dan menganjurkan gagasan B kepada orang lain.
Untuk dapat melihat suatu efek dalam komusikasi tidaklah mudah tetapi yang jelas semuanya memerlukan suatu proses. Menurut E. Rogers dan Svhoemaker proses yang dimaksud adalah:
• Kesadaran
• Minat
• Penilaian
• Coba-coba
• Mengambil
Untuk menghasilkan suatu efek dalam komunikasi maka seorang harus berada dalam kesadaran yang berarti semua rangsangan akan dapat diterima bila orang tersebut sadar adanya rangsangan tersebut sehingga menimbulkan minat dan dapat memberikan penilaian.

MELIHAT KARAKTER USAHA

Posted in enterpreneur on June 22, 2010 by shelmi

Sebelum Anda memimpin suatu usaha, hal pertama yang harus dilakukan yaitu mengetahui karakter dari usaha itu sendiri. Tujuannya adalah memudahkan Anda dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin karena usaha tersebut sangat tergantung kepada keputusan atau kebijakan yang Anda terapkan terutama dalam hal manajemen seperti mengatur keuangan, penempatan karyawan, pemasaran produk dan hal lain yang bersifat operasional.
A. MENGENAL BENTUK-BENTUK BADAN USAHA
Badan usaha adalah suatu organisasi perusahaan yang ditujukan untuk memperoleh keuntungan sehingga bisa menambah pendapatan.
Bentuk-bentuk badan usaha dapat ditinjau dari beberapa aspek berikut:
1. Ditinjau dari aspek pemilik modal yaitu:
a. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Modal yang ditanam dalam BUMN adalah milik pemerintah pusat. Cth: Pertamina, BNI 1946, PLN, PTP dan sebagainya. Sedangkan BUMD adalah pemilik modalnya pemerintah daerah. Cth: PD Air Minum, Bank Sumut dll.
b. Badan Usaha swasta yaitu semua modal yang ditanam milik orang, perorangan, atau badan swasta. Cth: Perusahaan Perseorangan, Firma, CV. PT dan lain-lain
c. Badan Usaha Campuran yitu modal yang ditanam berasal dari pemerintah dan swasta. Cth: Persero
d. Kopersi. Modal yang ditanam adalah berasal dari para anggota berupa simpanan pokok dan simpanan wajib.
2. Ditinjau dari Aspek Hukum (Yuridis) yaitu:
a. Perusahaan Perseorangan yaitu suatu organisasi berbadan hukum yang melakukan transaksi atau usaha untuk menghasilkan keuntungan. Kelebihanya adalah seluruh keuntungan sepenuhnya milik sendiri, pemilik bebas dalam mengambil keputusan, motivasi untuk meraih keuntungan sangat besar, pemilik mempunyai kebebasan dalam mengoperasikannya, pengorganisasiannya lebih mudah dan sederhana, pemilik mempunyai hak sepenuhnya terhadap kinerja karyawan, kerahasiaan perusahaan terjamin, pajak perusahaan relatif kecil.
Kelemahannya adalah: kerugian menjadi tanggung jawab pemilik sepenuhnya, tanggung jawab pemilik tidak terbatas, kekayaan pribadi menjadi jaminan atas hutang, setiap hambatan yang muncul menjadi tugas sepenuhnya bagi pemilik, kesehatan pemilik sangat mempengaruhi kesehatan perusahaan terutama dalam hal modal, sumber keuangan perusahaan terbatas dan kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin.
b. Firma (Fa) yaitu sebagai perserikatan dangang yang didirikan untuk menjalankan usaha dagang bersama dibawah satu nama yang setiap pesertanya turut bertanggung jawab. Setiap anggota mempunyai tanggung jawab sepenuhnya atas segala perjanjian yang sifatnya mengikat dari pada persekutuan sedangkan keabsahaannya berbentuk akta yang dibuat oleh pejabat umum yang berwewenang dan pengadilan tinggi setempat. Kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dikumpulkan oleh setiap anggota`sesuai jumlah dengan yang ditentukan dalam akta pendirian,sedangkan pembagian keuntungan ditetapkan dalam Kitap Undang-Undang Hukum Perdata (KUHP) pasal 166. Sedangkan penjelasannya terdapat pada pasal 16 yaitu :
• Setiap anggota berhak untuk jadi pemimpin
• Anggota tidak boleh memasukkan orang lain tanpa persetujuan yang lain
• Keanggotaan tidak boleh dialihkan selama anggota masih hidup
• Setiap anggota adalah sekutu aktif dengan tanggung jawab tidak terbatas
• Sekutu yang tidak memasukkan modal (hanya ,menyumbangkan tenaga saja ) akan memperoleh bagian laba yang terkecil.
Kelebihan dari Perseroan firma adalah
• Memiliki dana yang lebih besar karena dihimpun dari beberapa orang sekutu.
• Pendiriannya relatif lebih muda
• Kemampuan manajemen lebih besar karena ada pembagian kerja
• Adanya perhatian sunggguh-sungguh dari seluruh anggota
Kelemahan dari Perseroan Firma adalah
• Kekayaan masing-masing anggota dijadikan jaminan atas utang-utang
• Tanggung jawab anggota tidak terbatas
• Sifat egois dari anggota dapat memperlambat perkembangan perusahaan
• Kelangsungan perusahaan tidak cukup terjamin. Hal ini dikarenakan bila seorang anggota menyimpang dari perjanjian, maka secara otomatis firma tersebut bubar.
c. Persekutuan Komonditer (CV) . Pengertian CV menurut KUHD pasal 19 yaitu suatu bentuk perjanjian kerjasama antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan, dan bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya dengan orang-orang yang membarikan pinjaman, yang tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikut sertakan dalam perusahaan tersebut.
Bentuk keanggotaan CV dibedakan yaitu :
• sekutu aktif yaitu anggota yang tanggung jawab tidak terbatas
• sekutu pasif yaitu anggota yang tanggung jawab terbatas.
• Sekutu umum yaitu anggota yang aktif dalam kepengurusan dan memiliki tanggung jawab tidak terbatas. Biasanya menanam modal yang banyak
• Sekutu terbatas yaitu anggota pasif yang didak aktif dalam perusahaan dan memilliki tanggung jawab hanya sebatas modal yang ditanam
• Sekutu rahasia yaitu anggota yang aktif dalam menjalankan kegiatan perusahaan tapi tidak dikenal oleh masyarakat
• Sekutu diam yaitu anggota yang tidak terlibat dalam mengelolah perusahaan tapi diketahui oleh masyarkat sebagai anggota CV
• Sekutu dorman yaitu anggota pasif dalam perusahaan dan tidak diketahui masyarakat
• Sekutu senior dan sekutu junior yaitu anggota yang didasarkan pada pertimbangan lama keaktifan atau lamanya berinvestasi dalam CV itu.
• Sekutu Nominal yaitu bukan pemilik perusahaan tapi selalu memberikan saran kepada orang lain dengan kata-kata atau tidakan sebagai partner.
Kelebihan dari CV yaitu pendirianya relatif muda, kemampuan memperoleh modal lebih besar, kemempuan manajernya lebih besar, dan alih modal untuk memperoleh sumber dana/kredit lebih besar. Kekurangan dari CV yaitu kelangsungan hidup perusahaan kurang terjamin, tanggung jawab setiap anggota tidak sama dan anggota pimpinan mengalami kesulitan dalam menarik modal.
D. Perseroan Terbatas (PT)
adalah perusahaan atau perserikatan dagang yang mempunyai modal bersama yang dibagi atas saham-saham. PT juga memiliki akta autentik untuk menila keabsahannya dan harus disetujui oleh menteri kehakiman. Jenis-jenis Perseroan Terbatas adalah:
• PT Terbuka yaitu Perseroan Terbatas yang saham-sahamnya dapat dimiliki oleh masyarakat masyarakat luas.
• PT Tertutup yaitu Perseroan Terbatas yang saham-sahamnya hanya dapat dimiliki oleh kalangan tertentu saja seperti anggota keluarga atau sahabatnya.
• PT Kosongan yaitu Perseroan Terbatas yang sudah tidak menjalankan kegiatannya lagi atau tinggal namannya saja.
• PT Asing yaitu Perseroan Terbatas yang didirikan diluar negeri dan berkedudukan diluar negeri juga
• PT Domestik yaitu Perseroan Terbatas yang menjalankan kegiatan usahanya berada didalam negeri.
Berdasarkan Modal PT dikenal terdiri dari tiga yaitu:
• Modal Perusahaan (statute) yaitu modal yang besarnya sesuai dengan yang tercantum dalam anggaran dasar PT
• Modal yang telah disetor yaitu modal yang telah dibayarkan oleh pemegang saham
• Modal yang ditempatkan yaitu modal yang jumlahnya sesuai dengan jumlah nominal saham yang telah terjual dan pembayarannya telah disanggupi oleh para pemeggeng saham.
Jenis- jenis saham yaitu:
• Saham Preferen yaitu saham yang memberi hak istimewa sebagai berikut: pembagian deviden didahulukan, hak mengurus dan hak mendapat bagian jika perusahaan dilikuidasi. Pembagian kekayaan didahuluankan daripadan pemegang saham biasa.
• Saham biasa yaitu saham yang tidak memiliki kelebihan dari saham lain.
• Saham bonus yaitu saham yang diberikan kepada pemegang saham secara gratis, yang berasal dari keuntungan besar yang diraih oleh perusahaan.
• Saham Pendiri yaitu saham yang diberikan kepada pendiri perseroan, karena jasa-jasanya pada saat pendirian perusahaan tersebut.
• Saham kosong yaitu saham-saham yang dibeli kembali oleh perusahaan dan pemegang saham dan tidak diikut sertakan lagi dalam modal perusahaan.

Kepengurusan PT dibedakan dalam beberapa lembaga yaitu:
• Rapat Umum Pemegang Saham yaitu kekuasaan yang tinggi dalam PT yang berfungsi dalam menetapakan semua kebijakan kelembagaan atau organisasi perusahaan.
• Dewan komesaris terdiri dari para pemegang saham yang dipilih yang memiliki saham yang terbesar dan diangkat/diberhentikan oleh RUPS.
• Dewan direktur yaitu seseorang diangkat/diberhentikan oleh RUPS yang bertugas mengurus dan mengelolah harta kekayaan atau usaha perusahaan dan mewakili perusahaan didalam atau diluar pengadilan.
Kelebihan dari PT yaitu: Pada PT antara pemilik dengan pimimpin terpisah, tanggung jawab dari pemegang saham terhadap hutang perusahaan terbatas sebanyak modal yang disetor,kelangsungan PT lebih terjamin, untuk mendapatkan modal cukup mudah karena bias menerbitkan saham baru, dan adanya efisiensi pengelolaan sumber dana dan efisiensi pimpinan, karena jika pimimpin tidak cakap maka dapat segera diganti pemimpin baru.
Kelemahan dari PT yaitu setiap deviden yang diterima oleh pemegang saham akan dipotong pajak yang disebut dengan pajak pendapatan, rahasia perusahaan kurang terjamin karena seluruh kegiatan perusahaan dilaporkan kepada pemegang saham berupa laporan keuangan perusahaan dan untuk mendirikan suatu PT tidak muda karena memerlukan akta notaries dan pengesahan badan hokum PT.

E. Perusahaan Negara (PN)
Adalah perusahaan yang sebagian atau seluruh modalnya berasal dari kekayaan Negara. Menurut klasifikasinya PN dibagi atas tiga kelompok yaitu:
1. Perusahaan Jawatan (Perjan) yaitu perusahaan milik Negara yang mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat (fungsi social) dan tidak mencari keuntungan. Anggaran Perusahaan dimasukkan kedalam APBN. Cth PJKA, DAMRI
2. Perusahaan Umum (Perum) yaitu perusahaan milik Negara yang memberikan jasa vital dan memperoleh keuntungan. Cth: PLN, Telkom, Penggadaian. Biaya operasional ditanggung oelh masyarakat pemakai jasa dalam bentuk tariff/harga.
3. Perusahaan perseroan ( persero) yaitu perusahaan milik Negara untuk memperoleh keuntungan yang bertujuan menambah keuangan Negara. Cth: PT Bank BNI, GIA, PTPN, Perusahaan Niaga Negara dan sebagainya. Persero biasanya merupakan perusahaan campuran yang melibatkan saham swasta dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan status karyawannya yaitu sebagai karyawan swasta.
D. KOPERSI
Adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan berlandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Tujuan dari koperasi adalah untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur. Setiap anggota mempunyai suara yang sama tanpa dibatasi jumlah modal yang disetor kepada koperasi dan rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Untuk keuntungan yang akan diperoleh masing-masing anggota yang disebut dengan SHU dibagi berdasarkan jasa dari masing-masing anggota, yang meliputi kesediaan untuk menyimpan pada koperasi dan kemauan untuk menggunakan produk koperasi. Menurut Undang-undang No.25 thn 1992 pasal 45 tentang pembagian SHU yaitu setelah dikurangi cadangan maka SHU dibagi kepada anggota sebanding dengan jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota koperasi. Koprasi yang terkenal diIndonesia yaitu koperasi produksi, koperasi konsumen, koperasi simpan pinjam, dan koperasi serba usaha. Modal yang diperoleh adalah dari pada anggota yaitu simpana pokok koperasi , simpanan wajib yang dibayar secara periodik, simpanan sukarela, dan sumbangan atau donasi. Sedangkan modal asing diperoleh dari pihak lain dalam bentuk pinjaman jangka pendek atau pinjaman jangka panjang dari pihak bank. Untuk mendirikan koperasi diperlukan akta yang isinya memuat tentang anggaran dasar, jumlah anggota, nama anggota, pekerjaan dan tempat tinggal anggota. Koperasi dapat status badan hukum dengan mengajukan permohonan kepada Jawatan Koperasi, Departemen Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Koperasi.
G. YAYASAN (Foundation)
Adalah organisasi yang bersifat nirlaba yaitu tidak mengutamakan pemerolehan keuntungan. Dana yang terkumpul berasal dari kekayaan seseorang atau sekelompok orang yang dipisahkan dari kekayaan pribadi masing-masing anggota. Cth: sekolah, rumah sakit, panti asuhan dan sebagainya. Dalam menjalankan aktivitasnya, yayasan mengandalkan sumbangan-sumbangan yang digunakan untuk kegiatan sosial.

JENIS-JENIS BIDANG USAHA
Setelah mengetahui bentuk badan hokum dari perusahaan yang anda pimpin, anda perlu mengetahui jenis usaha tersebut. Tujuannya yaitu untuk memudahkan anda untuk mengoperasikan bidang usaha yang anda pimpin. Hal ini dapat dibedakan dari beberapa jenis yaitu:
1. Bersifat Agraris yaitu perusahaan yang aktivitasnya menghasilkan barang dengan bantuan tenaga alam yang bebas.
2. Bersifat Ekstraktif yaitu perusahaan yang aktivitasnya melepaskan barang dari ikatan dimana barang itu barada, cth: pertambangan, penebangan kayu, perikanan, pembuatan garam dan sebagainya
3. Bersifat perdagangan yaitu perusahaan yang aktivitasnya membeli barang, menyimpan selama beberapa waktu dan kemudian menjualnya.
4. Bersifat Industri yaitu perusahaan yang aktivitasnya menarik barang tetapi kemudian diolah dan akhirnya dikeluarkan dalam bentuk lain
5. Bersifat pembarian jasa yaitu perusahaan yang aktivitasnya memberikan jasa.

Atttitude

Posted in enterpreneur on June 22, 2010 by shelmi

Dalam kehidupan ini, kita sering mendengar lontaran kata-kata bernada kecewa yang keluar dari mulut seseorang dengan berkata, “God is not fair!”. Jika kita berandai-andai,apa yang akan dilakukan Tuhan, tentunya kita pasti akan menemukan bahwa sering kali keputusan Tuhan terlihat tidak cocok dengan standar keadilan manusia.
Dunia ini memang tidak adil karena hidup tidak berjalan sesuai dengan keinginan kita. Melainkan, sesuai dengan kehidupan itu sendiri yang telah ditentukan oleh Tuhan. Namun, berita yang menggembirakan dan yang terpenting adalah respaon apa yang kita berikan terhadap kenyataan hidup yang kita alami. Dan itulah sebenarnya arti dari kehidupan.
Jika kita selalu memiliki attitude sebagai orang yang tidak siap bersaing,dan sulit bangit dari kegagalan, maka hasil akhirnya pasti kita akan menjadi orang yang gampang terkalahkan. Sebaliknya, jika kita memiliki attitude sebagai orang yang selalu bersikap bersaing dan mudah bangkit dari setiap kegagalan yang kita alami, tidak mudah putus asa, tidak selalu menyalahkan kegagalan pada lingkungan dan orang lain, maka kita akan keluar sebagai pemenang yang sejati.
Jangan pernah katakan God is not fair, mungkin kita yang tidak fair terhadap diri kita sendiri. Karena pada kenyataannya, God is always fair ( Tuhan selalu adil ). Tuhan akan bekerja sesuai dengan kehendak-Nya. Itulah kunci pertama dan utama dari attitude, jangan pernah menyalahkan kegagalan pada lingkungan, keadaan, ataupun orang lain, serta jangan pernah salahkan Tuhan atas ketidakadilan yang menurut kita benar.

What is ATTITUDE?

Banyak orang yang bertanya tentang kunci-kunci utama untuk mencapai kesuksean.
Dan kata yang pertama adalah LUCK (keberuntungan). Unsur ini dianggap sebagai jalan pintas menuju kesuksesan. Apakah kita setuju dengan hal itu?? Kata kedua yang menjadi kunci sukses adalah KNOWLEDGE (pengetahuan). Setelah itu, adlah HARDWORK (kerja keras). Kata ini merupakan hal yang selalu ditekankan oleh orang tua kepada anaknya untuk mencapai kesuksesan. Dan yang terakhir adalah ATTITUDE (sikap). Attitude merupakan fondasi terpenting yang menentukan tingkat keberhasilan seseorang. Artinya, attitude merupakan faktor terpenting bagi seseorang untuk mencapai kesuksesan.
Keberuntungan, pengetahuan, serta kerja keras tidak sebannding dengan pentingnya attitude. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan jika attitude adalah the magic of word. Fondasi kesuksesan sangat bergantung pada attitude. Dengan attitude yang positif, kita akan lebih mudah dalam mencapai keberhasilan yang kita inginkan.
Attitude dapat kita gambarkan sebagai “cara pandang seseorang dalam melihat suatu keadaan”, “sikap hidup seseorang”, dan “jendela terhadap dunia luar”. Dalam hidup, kita dapat memilih attitude mana yang mendominasi dalam kehidupan kita. Ada positive attitude, atau negative attitude. Ini adalah pilihan kita.
Ada dua kata yang membedakan keadaan seorang dengan yang lain, yaitu CAN (kemampuan) dan WILL (kemauan). Banyak orang yang mempunyai kemampuan untuk menjadi orang yang sukses, tetapi tidak mempunyai kemauan karena sikap yang negatif. Kemauan yang besar dapat mengalahkan kemampuan yang besar. Kita harus berhati-hati dengan pilihan dan sikap kita setiap hari.
Orang-orang yang memiliki positive attitude akan lebih optimis dalam menjalankan hidupnya. Sedangkan, orang-orang yang memiliki negative attitude lebih pesimis.
Ada tiga hal yang dasar yang membedakan antara orang optimis dan pesimis. Pertama, orang optimis melihat setiap kegagalan dan ketidakberuntungan sebagai sesuatu hal yang bersifat sementara. Sedangkan orang pesimis akan menggangapnya sebagai hal yang permanen dan merupakan bagian dari takdir yang harus dijalani. Kedua, orang optimis akan melihat kesulitan sebagai sesuatu yang bersifat spesifik, sementara orang pesimis akan menggangapnya sebagai hal yang bersifat umum. Ketiga, orang optimis melihat rintangan sebagai sebagai tantangan yang berasal dari luar (eksternal). Sedangkan, orang pesimia akkan melihat rintangan sebagai sesuatu yang berasal dari dalam dirinya (personal). Yang menjadi perbedaan besar antara orang optimis dan orang pesimis adalah bahwa orang-orang optimis selalu mengambil tindakan dari setiap permasalahan secara responsif, sedangkan orang-orang pesimis mengambil tindakan secara reaktif.

What is your focus?
Bagi orang-orang positif, suatu masalah dapat menjadi titian tangga menuju keberhasilan. Orang-orang positif selalu menjadikan setiap masalah sebagai pelajaran berharga yang akan semakin mendekatkan mereka kepada kesuksesan. Orang positif selalu berfokus pada solusi, sementara orang-orang negative selalu berfokus pada masalah.
Jika kita membiasakan diri berpikir serta bertindak secara positif, maka kita akan memiliki pola hidup yang optimis. Jika kita terbiasa untuk menghadapi setiap masalah dalam hidup dengan mendahulukan sikap yang positif, maka kepribadian yang muncul juga kepribadian yang positif.
Orang-orang positif bukan berarti selalu sukses dan tidak pernah gagal, tetapi cara pandang mereka terhadap kegagalan itulah yang membuat mereka bias bertahan sehingga menjadikan mereka lebih positif dalam menghadapi hidup.
Salah satu bentuk dari positive attitude adalah antusiasme. Antusiasme merupakan sendi-sendi kehidupan yang membuat hidup ini lebih hidup, lebih berwarna, dan bermakna bukan saja bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi orang lain.
Antusiasme adalah energi hidup yang tertanam di dalam diri kita, kekuatan untuk membuat kita maju dan terus maju. Antusiasme bersifat menular, maka setiap orang yang hidupnya penuh dengan antusiasme akan selalu berupaya menularkan semangat positifnya kepada orang-orang di sekitarnya.
Where Do Our Attitude Come From?
Attitude dapat dibentuk.ini sangat bergantung pada factor-faktor pengondisian diri seseorang. Mas pembentukan attitude daling dominan terjadi pada masa formatif sampai masa remaja. Pengalaman hidup yang kita alami memberikan pengaruh besar dalam pembentukan eeattitude kita.
Champion’s Wisdom
Attitude adalah pilihan dalam menentukan cara pandang terhadap kondisi yang eksternal yang kita hadapi dengan cara mengubah dan menyesuaikan dengan kondisi yang internal. Sebagai orang yang positif, kita melihat bahwa 10% bagian dari hiidup kita adalah fakta, dan 90% lagi sikap kita dalam menghadapi fakta-fakta dalam hidup kita.
Tanpa adanya positive actions, positive expectations, dan positive thinking tidakk akan terwujud positive attitude yang dapat membawa kita pada keberhasilan. Talenta yang kita miliki juga menentukan apa yang dapat kita lakukan. Motivasi yang ada pada kita menentukan seberapa besar keinginan kita untuk melakukannya. Dan positive attitude menentukan kualitas kita dalam melakukan pekerjaan kita.
Champion’s Principles
1. Orang-orang sukses dan berhasil adalah mereka yang selalu didominasi oleh positive attitude.
2. Cara berpikir kita yang selalu melihat setiap hal secara positif akan membuat kita terfokus pada keberhasilan dan bukan kegagalan.
3. Attitude yang positif dibutuhkan saat kita menghadapi kegagalan dalam hidup.
4. Apa yang ada pada kita sekarang adalah hasil dari apa yang kita pikirkan kemarin.
5. Apa pun yang terjadi pad kita, tetaplah fokus pada masa depan daripada berfokus pada masa lalu.
6. Arahkan fokus kita pada kesuksesan dan yakini bahwa kita mampu untuk mendapatkannya.
7. Bersikaplah antusias dalam menghadapi hidup.
8. Selalu asumsikan bahwa di balik setiap kesulitan pasti ada hal-hal yang baik dan indah.
9. Setiap keberhasilan adalah buah dari ratusan bahkan ribuan usaha yang tak kenal lelah dan pantang mundur.
10. Ingatlah bahwa setiap masalah yang kita hadapi hanyalah bersifat sementara, spesifik, dan eksternal.Senantiasa berfokus pada solusi, bukan pada masalahnya.
11. Attitude bukan hanya berasal dari pikiran, tetapi dari ekspektasi yang membuahkan tindakan.

sumber : Fight Like A Tiger Win Like A Champion, Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi

TIMING

Posted in business on June 13, 2010 by shelmi

Banyak gagasan tidak berhasil bukan karena gagasan itu jelak, bukan karena gagasan itu dijalankan dengan jelek, tapi karena timing yang tidak tepat. Banyak sales people terlalu cepat membuang gagasan yang baik sederhananya karena timing mereka jelek. Jika seseorang mengatakan tidak pada sebuah proyek atau gagasan, memang selalu tidak karena ia tidak menyukai gagasan atau proyek itu. Mungkin sederhananya karena alasan ekonomis atau karena alasan internal lainya anda tidak tahu mengenai hal itu tidak berjalan untuk orang khusus ini pada momen khusus itu.

Timing memiliki nomor aplikasi langsung dengan menjual. Ia bisa mengatur apapun dari jangka waktu terhadap mana penjualan dilakukan, untuk kapan percakapan khusus untuk menyampaikan sesuatu, untuk kapan dalam keadaan khusus itu berbuat sesuatu. Timing itu sendiri tidak pragmatis. Ia bukan ajaran atau aturan yang bisa diikuti tapi perintah sinyak sensorik yang diambil oleh otak dan kemudian diterapkan pada situasi menjual.
Kenyataan objektif penjualan sifat-sifatnya, kompleksitasnya, kepada siapa anda jual, dan informasi tertentu yang anda pelajari sejalan dengan cara itu bisa mengatakan pada anda banyak hal dari apa yang perlu anda ketahui tentang timing.

Jika customer anda tidak kenal anda atau perusahaan anda, memang jelas bahwa penjualan akan memakan waktu lebih lama daripada jika ia lakukan. Jika sang pembeli tidak tertarik dengan prestasi pendahuluan anda, jelas anda lebih baik mengambil waktu untuk mengganti beberapa gagasan sebelum mempresentasikannya lagi. Salesman mengontrol timing penjualan, tapi ia memperoleh kuncinya dari si pembeli. Jelas tempat hal ini menempatkan premi pada mendengarkan ketimbang membicarakan, pada benar-benar mendengarkan apa yang si pembeli itu sedang katakan pada anda ketimbang memasang “pelayanan telinga”.

Timing penjualan bisa jadi sentral untuk mendapatkan komitmen seperti sebenarnya yang dikatakan dan lakukan. Jika semua variabel menjual yang menentukan timing harus secara terpisah diukur dan dipertimbangkan secara analitis, timing yang tepat menjawab bahkan pada transaksi yang paling sederhana yang akan menghendaki beberapa komputer.

Proses itu lebih mudah jika anda memimpikan kerangka waktu sebagai “jangka waktu” sebuah transaksi, atau seperti terpisah dari transaksi itu sendiri, pihak ketiga untuk transaksi itu. Kebayakan transaksi kelihatannya memiliki inti rahasia yang mengikuti tipe naskah yang ditentukan. Siapa saja yang pernah “membunuh seseorang” dengan menyelesaikan terlalu cepat atau terlalu lambat, dengan memperpendek atau memperluas penjualan di bawah “kehidupan alamiahnya” barangkali menyokong hal ini.

Kesabaran, sebagaimana secara konvesional dipahami, mencakup bahwa menjual adalah permainan angka yang keras, masalah bagaimana pintu anda ketok dan berapa kali anda kembali mengetoknya lagi.
Ada sejumlah kesempatan timing yang jatuh dal pangkuan anda. Sementara anda tidak harus menjadi tukang ramal untuk meramalnya, anda harus terbiasa secara sensitif dengan pentingnya menyesuaikan peristiwa itu untuk keuntungan anda. Memperpanjang, memperbaharui atau menegosiasikan kembali kontrak pihak lain “paling senang”, bukan bila kontrak itu siap berakhir. Kapan saja kami telah melakukan kesepakatan yang luas bisa untuk klien, saya mendorong eksekutif itu bertanggung jawab untuk membicarakan perpanjangan persetujuan representasikan klien kemudian, sekalipun masih memiliki setahun atau masih berjalan.

Timing yang buruk atau sial dari orang lain bisa menciptakan semua jenis kesempatan untuk anda. Anda sering menyaksikan hal ini pada tahun pemilihan, dengan setiap calon berhati-hati dengan kapan melemparkan topinya ke dalam ring itu.Banyak usaha penjualan kami, sebenarnya, dijadwalkan untuk mendapatkan keuntungan event olahraga tahunan yang utama, baik untuk mengikatnya atau untuk menggunakannya sebagai media untuk hiburan customer.

Orang terbaik untuk menjual adalah orang yang baru saja memasuki sebuah perusahaan baru atau baru saja berhenti. Eksekutif yang baru saja mulai bekerja ingin tahu untuk berbuat sesuatu, untuk membuat kreditnya, dan ia biasanya bicara sebebas-bebasnya. Eksekutif yang siap berhenti dan tahu ia tidak akan panik lagi, tidak peduli. Kadang kala memberi pemberian deadline hal yang tidak bisa dihindari. Tapi deadline merupakan ancaman, dan orang yang merasa diancam akan keluar jalur mereka untuk meminta anda memberikanya. Deadline hanya harus diminta sebagai ukuran.

Timing bisa digunakan untuk memperlunak permintaan akan keputusan. Jika anda meragukan ketulusan “mungkin” beri seseorang konflik waktu yang masuk akal yang mana menginginkan resolusi.
Memberi mereka deadline merupakan ancaman. Ketimbang kita mengindikasikan bahwa jika kita tidak memiliki jawaban pada minggu depan hal ini akan menjadi jauh lebih sulit dan barangkali tidak mungkin bagi kami untuk menunda beberapa komitmen turnamenya. Karena hal ini padam, jawabannya negatif, tapi memang lebih baik untuk mengetahuinya daripada mengulur-ngulurnya dengan tidak pasti. Dengan menyarankan konflik waktu kita memaksa masalah itu tanpa membuatnya kedengarannya seperti ”ambil saja atau tinggal”.
Salah satu cara terbaik untuk menanamkan kesan pada pembeli adalah mengambil waktunya setengah jam bila ia mengharapkan anda untuk mengambil waktu satu jam. Satu hal terjelek adalah mengambil waktu satu setengah jam.
sumber : LANGKAH KEPEMIMPINAN MENUJU SUKSES, MARK H. MC CORMACK