SKB (bagian 2)

Pengembangan Ide Usaha

 

  1. Ide Pengembangan Usaha Perorangan

Ide pengembangan usaha biasanya didapatkan dari

  1. Lingkungan

Lingkungan hidup sekitar lazim menjadi sumber ide misalnya jika orang tua yang memang memiliki usaha, maka anaknya ingin melanjutkan usaha orang tuanya atau mengembangkan usaha orangtuannya menjadi lebih besar.

  1. Minat

Minat atau hobi dapat menjadi ide usaha. Dari sesuatu aktifitas menyenangkan, sampai timbul ide untuk menjadikannya sebagai bisnis karena teman-teman juga menyenanggi hasil karyanya seperti memulai usaha kue atau roti.

  1. Pendidikan

Latar belakang pendidikan juga menjadi salah satu faktor munculnya ide usaha, seperti seorang interior disain lazimnya akan memulai usahanya dengan menerapkan apa yang dipelajar untuk dikemudian di tawarkan kepada para konsumen.

  1. Kesempatan (Oppertunity)

Adanya keperluan atau permintaan dari lingkungan akan satu produk dan di dasarkan pada penggalaman dapat memunculkan ide usaha.

  1. Investasi

Adannya kelebihan dana ataupun keingginan untuk memperoleh pendapatan tambahan dari yang telah kita miliki dapat memebranikan sesorang untuk menmcoba-coba memulai sebuah usaha dimana yang bersanggkutan tidak punya penggalaman sama sekali.

  1. Penggalaman

Dikarenakan adanya penggalaman seseorang memiliki ide usaha, seperti penggalaman kerja sebelumnya, penggalaman dari pada teman-teman sekitar, penggalaman perjalanan ke kota lain atau luar negeri dan penggalaman lainnya.

  1. Network (jaringan)

Ide usaha bisa muncul karena adannya penawaran atau ajakan dari teman-teman, semakin luasnya pergaulan, semakin tinggi juga munculnya ajakan dari teman-teman sekitar kita.

 

  1. Mengembangkan Keunggulan Kompetitif         

Guna mencari keberhasilan dalam memulai suatu usaha, maka kita perlu menciptakan keuntunggan kompetitif di bandingkan dengan produk atau jasa yang telah ada saat ini.

  1. Menghasilkan produk yang efesien

Produk yang memiliki kualitas yang sama tapi dengan biaya yang lebih murah, bisa dijual dengan harga yang lebih murah, dan pasti akan menarik konsumen untuk membelinya.

  1. Menghasilkan produk yang berkualitas tinggi

Bisa menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, tanpa perlu tambahan biaya yang lebih mahal, ataupun pada biaya sama, maka dapat di capai harga jual yang sama dengan kualitas yang lebih baik.

  1. Mengghasilkan produk yang inopatif dan kreatif

Menghasilkan produk yang belum ada di pasaran sehingga bisa memenuhi harapan konsumen yang belum terpenuhi.

Pada saat ini, beberapa perusahaan menggunakan sarana komunikasi internet untuk melakukan penjualan produk mereka maupun melalui internet jaringan sosial, seperti facebook untuk memasarkan produk mereka.

Menggembangkan keunggulan kompetitif tidak semata-mata harus dengan keunggulan teknologi, tetapi bisa juga dengan melihat variabel-variabel yang menjadi keingginan konsumen yang belum terpenuhi. Jika kita selaku salah satu produsen maka kita akan melihat ini sebagai potensi untuk masuk dengan merubah variabel harga, variabel pelayanan yang cukup sama denghan kualitas yang tidak perlu prima akan tetapi lokasi yang sama dengan pesaing lainnya.

 

 

 

  1. Ide Pengembangan Usaha Perusahaan

Setiap perusahaan sama dengan setiap manusia, memiliki keingginan untuk makin maju dan makin besar, hal tersebut yang melatar belakangi perusahaan ingin mengembanggkan usahanya.

  1. Meluncurkan produk baru

Peluncuran produk baru merupakan hal yang paling sering dan paling mudah dilakukan oleh perusahaan dan merupakan bagian dari stategi perusahaan dalam mempertahankan hidupnya karena hampir semua produk memiliki siklusnya. Inovasi-inovasi baru sanggat diperlukan untuk memuaskan konsumen menggingat kepuasan konsumen cenderung akan berubah seiring dengan berubahnya kemampuan ekonomi dan pola hidup termaksud tren di masyarakat.

  1. Mendirikan unit usaha baru

Perusahaan juga bisa mendirikan unit usaha baru, dalam hal ini perusahaan akan mendirikan unit usahan yang cenderung memiliki potensi untuk berkembang dan juga yang memiliki hubunggan lini bisnis dengan usaha perusahaan yang ada sekarang, sehingga bisa timbulnya integrasi vertikal dan horizontal terhadap keseluruhan bisnis yang telah ada dan mengghasilkan sinergi.

  1. Menggakusisi produk yang telah ada

Selain menciptakan produk yang baru, perusahaan juga bisa melakukan akuisisi produk yang telah ada dan dikembangkan menjadi produk yang bagus.

  1. Menggakuisisi perusahaan yang telah ada

Selain produk baru, perusahaan juga bisa menggakuisisi perusahaan lainnya dengan tujuan menggembangkan usahanya melalui merger atau akuisisi.

 

Untuk penggembangan usaha, perusahaan biasanya memiliki sebuah bagian dan tim khusus dibagian penggembangan usaha, yang memang berfungsi mencari peluang ide usaha yang baru. Bagian ini biasanya melapor langgsung kepada dewan direksi, dan jika sebuah ide di setujui, maka akan dibentuk sebuah tim yang melibatkan bagian lainnya seperti pemasaran, keuanggan, produksi, sumber daya manusia dan hukum kedalam sutdi kelayakn usaha tersebut.

Untuk perusahaan kadang-kadang perlu pertimbanggan yang sanggat mendalam sebelum memutuskan untuk memulai sebuah usaha baru atau melakukan akuisisi perusahaan yang telah ada. Untuk memulai suatu perusahaan baru perlu waktu yang agak panjang dan memakan sumber daya yang cukup panjang.

Perlun diingat bahwa jika sebuah usaha masih mengguntungkan bagi pemeggang sahamnya sebelumnya, hampir tidak munggkin pemegang saham ada yang mau menjual usahanya, kecuali memamng terpaksa oleh keadaan lingkungan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: