Rich Dad Poor Dad for Teens Rahasia Tentang Uang-yang Tidak Kau Pelajari di Sekolah

Ayah Kaya Ayah Miskin
Buku ini mencakup beberapa hal sangat penting yang saya pelajari saat tumbuh dewasa. Ayah saya mengajarkan untuk memperoleh pendidikan lewat sekolah (ialah yang saya sebut sebagai ayah miskin saya). Ayah sahabat saya Mike memberi saya pekerjaan dan mengajarkan saya suatu pendidikan lain, yang saya pelajari dalam dunia nyata (ialah yang saya sebut sebagai ayah kaya saya).
Saya belajar banyak dari keduanya dan masing-masing memberikan pndangan yang sangat berbeda tentang uang. Yang satu sangat peduli dengan uang (ayah Mike), dan yang satunya lagi sama sekali tidak terlalu peduli dengan uang (ayah saya). Yang satu merasa khawatir karena tidak pernah memiliki cukup uang (ayah saya). Yang lain berpikir tentang uang dan cara untuk menguasainya(ayah Mike).
Ayah saya berpendidikan sangat tinggi, walaupun begitu ia selalu berkata bahwa ia tidak akan pernah menjadi kaya. Uang tidak penting baginya. Hidupnya hanya diabdikan untuk mengajar. Ia adalah seorang pimpinan yayasan pendidikan. Sedangkan ayah kaya saya (ayah Mike) bekerja di perkebunan gula di kota. Ia tidak memiliki pendidikan yang begitu tinggi. Tetapi ia selalu mencari peluang bisnis.berkata bahwa uang adalah kekuatan. Ia juga salalu berkata pada saya, “kalau kau iangin melakukan sesuatu-dan menurutmu kau bisa-kesempatannya adalah , kau akan bisa melakukannya”. Ia selalu berpikir bahwa ia akan menjadi kaya-dan ia benar-benar manjadi kaya. Saya memerlukan kedua ayah saya. Mereka mengajarkan ada banyak cara menjadi kaya. Pendidikan adalah salah satu cara menjadi kaya. Kemakmuran finansial adalah cara lain menjadi kaya.

Melek Finansial
Melek Finansial,biasanya yang mereka maksud hanyalah tau cara membaca dengan baik. Sebenarnya, melek berarti berarti menguasai sesuatu. Ada banyak cara menguasai sesuatu. “menguasai”uang tidak selalu datang dengan mudah. Harus dipelajari dan dipraktikkan. Mungkin di seklah kau belajar ekonomi atau belajar menyeimbangkan neraca,tetapi itu lebih merupakan pelajaran finansial sebagai bagian dari kurikulum. Banyak yang di ajarkan hanya sebuah “teori” dan bukannya kosa kata sebenarnya untuk menghadapi dunia nyata. Sekolah lebih sering mempelajari dari pada mempraktikkan.
Melek finansial membuatmu tidak takut akan masalah-masalah keuangan dan melihat nilai uang yang sebenarnya. Kemakmuran yang sebenarnya mempunyai makna yang lebih mendalam dan tidak hanya di ukur dengan uang. Sukses dalam hidup lebih dari sukses secara finansial.

Kecerdasan Finansial:
Sebuah Cara Belajar Baru
Setiap anak memiliki kecerdasan tertentu. Walaupun saya tidak selalu bagus di sekplah, saya tidak bodoh. Saya hanya belajar dengan cara yang berbeda dari yang diharapkan oleh guru saya.
Kita semua belajar dengan cara yang berbeda. Triknya adalah mencari cara belajar terbaik bagimu. Saat kau melakukannya,kau akan menemukan kejeniusan pribadimu.
Orang jenius adalah orang yang hebat dalam suatu hal. Namun orang jenius tidak harus bagus dalam semua hal. Nyatanya, seorang jenius biasanya memilik kemampuan khusus dalam suatu bidang dan hanya rata-rata di bidang lain.
Seorang Albert Einstein, yang mencetuskan teori relativitas (E=mc2) tidak pernah mendapat nilai bagus di sekolah. Ia tidak bagus dalam mengingat, tetapi tumbuh menjadi satu tokoh bidang matematika terbesar sepanjang masa. Otaknya lebih terfokus pada gagasan daripada fakta. Fakta dapat ditemukan di buku, sehinggga ia tidak merasa perlu menyimpannya dalam fikiran. Ia iangin agar otaknya bisa berfikir secara kreatif.
Keberhasilan kita di sekolah diukur dengan cara yang sangat sedikit berkaitan dengan kecerdasan kita yang sebenarnya atau kesuksesan yang mungkian akan kita peroleh. Keberhasilan di sekolah biasanya hanya merupakan ukuran kemampuan mengerjakan sebuah tes! Itu bukanlah ukuran yang sebenarnyaatas jecerdasan yang kau miliki sejak lahir.
Beberapa metode cara belajar yang berhubungan dengan kecerdasan kita yaitu :
 Kecerdasan verbal-linguistik
Kalau kau selalu membawa buku di dalam tas ranselmu. Jenis kecerasan ini berhubungan dengan membaca,menulis, dan bahasa. Ini juga disebut “kecerdasan kata”.
 Kecerdasan numerik
Kalau kau satu dari orang-orang yang memecahakn soal matematika dalam benakmu. Kecerdasan ini ditemukan pada orang-orang yang dengan mudah menangkap data dan angaka. Mereka juga biasanya merupakan pemikir yang rasional dan tenang.
 Kecerdasan ruang
Kalau danganmencoret-coret kau bisa lebih mendengarkan pelajaran di kelas, atau kau selalu melihat benda-benda yang ingin terfoto. Kecerdasan ini terbiasa melihat pola, desain, dan ruang—ini ditemukan pada banyak seniman,arsitek dan koreografer yang bisa memvisualisasikan objek atau kejadian dua atau tiga dimensi menjadi nyata.
 Kecerdasan musikal
Bila kau termasuk orang yang suka mengetukkan pensil atau jarimu. Jenis necerdasan ini bisanya berhubungan dengan suara, ritme, dan rima.
 Kecerdasan fisik
Kalau kau suka pelajaran olahraga di sekolah, tubuh dan staminamu kuat, atau kalau kamarmu tampak seperti toko peralatan olahraga, berarti kau cerdas secara fisik—dengan kesadaran kau menggunakan tubuhmu dangan baik, seperti banyak tlet dan penari.
 Kecerdasan interpersonal
Ini adalah orang-orang yang sangat mudah membina suatu persahabatan. Kecerdasan ini mengtuca pada caea seseorang bergaul dengan orang orang lain. Disebut juga cerdas mengenai orang lain.
 Kecerdasan intrapersonal
Ini adalah “cerdas mengenai diri sendiri”, atau sadar diri. Ini juga disebut necerdasan emosional, karena berhubungan dengan ceramu mengatasi emosi, misalnya rasa takut dan marah.
 Kecerdasan natural
Kecerdasan ini mendefinisikan kepekaan seseorang terhadap dunia sekitarnya. Kalau kau menikmati berada di alam setiap akhir pekan atau terlibat dalam komunitas yang mengurusi masalah lingkuangan.
 Visi
Ini adalah yang kecerdasan yang menentukan apakah seseorang akan menjadi pemmpin atau pengikut. Pemimpin-pemimpin besar dapat melihat situasi yang akan terjadi dan mengambil tindkan tepat untuk menanggapinya.

Gaya belajar dan kecedasan pribadimu adalah langkh awal untuk mendapatkan lepercayanna diri—kepercayaan diri yang memungkinkanmu melihat dan mengejar kesempatan-kesempatan, danmengambil resiko.
Cara terbaik mendapatkan apa yang kau inginkan adalah percaya bahwa kau dapat memperolehnya. Pikiran memiliki kekuatan. Kau bisa membuat sesuatu terjadi bila kau memusatkan perhatianmu pada hal itu. Percayalah bahwa kau bisa.

Rahasia Uang Ayah Kaya :
Aturan-aturan Baru untuk Menghasilkan Uang
Berikut satu “aturan” yang mungkin sudah pernah kau dengar : Kalau kau belajar dengan tekun dan mendapat nilai baik di sekolah, kau bisa masuk universitas yang bagus, belajar di jurusan yng bagus, lulus, mendaptkan pekerjaan yang bagus, menghasilkan banyak uang, dan memperoleh hidup yang sukses.
Itu adalah aturan lama. Sekarang saya berpendapat bahwa memiliki pekerjaan buknlah satu-satunya cara memperoleh uang—terutama kalau kau ingin memperoleh banyak uang. Bekerja tentu saja memberimu nafkah, tetepi bekerja dengan gaji bukanlah jalan yang paling efektif. Kau bekerja intuk mendapatkan uang dan bekerja lebih keras untuk mendapatkan lebih banyak uang dan akhirnya mati kelelahan.

Orang Kaya Berfikir Secara Beda
Ayah saya adalah orang dengan jabatan yang cukup tinggi di bidang pendidikan di negara bagian Hawaii. Walawpun sangat dihargai, ayah saya tidak menghasilkan banyak uang—setidaknya tidak sebanyak ayah anak-anak lain,yang mengendarai mobil-mobil bagusdan memiliki rumah pantai.
Bersekolah dengan anak-anak kaya membuat saya melihat bahwa mereka memiliki cara pandang berbeda mengenai uang. Ayanah saya selalu khawati memikirkan cara memenuhi kebutuhan dan masa depan. Orang tua teman-teman saya sepertinya sangat yakin akan masa depan. Mereka belajar memiliki sikap percaya diri mengenai uang. Di keluarga saya uang adlah topik yang tabu untuk dibicarakan.
Ayah Mike dan ayah saya sangatlah berbeda. Kata ayah saya, “Cinta akan uang adalah akar semua kejahatan”. Kata ayah Mike, “Kekurangan uang adalah akar semus kejahatan”.

Apa yang kau fikirkan adalah apa yang kau dapatkan
Pandangan kedua ayah saya mengenai uang yang sangat berbeda mengajar saya bahwa “apa yang kau fikirkan adalah apa yang kau dapatkan”.
Apa yang dikatakan ayah kya dan ayah miskin saya mengenai uang :
Ayah Miskin : “Belajarlah dengan tekun supaya kau bis amenemukan perusahaan yang bagus”.
Ayah kaya : “Belajarlah dengan tekun supaya kau bisa menemukan perusahaan bagus dan membelinya”.
Ayah Miskin :“Alasanku tidak menjadi kaya adalah aku punya kalian, anak-anak”.

Ayah Kaya : “Alasanku menjadi kaya adalah aku punya kalian, anak-anak.”
Ayah Miskin : “Kalau sudah berurusan dengan uang jangan smbil resiko.”
Ayah Kaya : “Belajarlah untuk mengelola resiko.”
Ayah Miskin : “Bekerjalah untuk mendapatkan bayaran.”
Ayah Kaya : “Jadilah mandiri secara finansial..”
Ayah Miskin : “Tabung.”
Ayah Kaya : “Investasikan.”
Ayah Miskin : “Tulislah daftar riwayat hidup yang bagus untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus.”
Ayah Kaya : “Tulislah rencana finansial dan bisnis yang kuat untuk menciptakan perusahaan yang bagus.”

Rahasia Uang Ayah kaya :
Bekerjalah Untuk Belajar Bukan Untuk Memperoleh
Hidup adalah guru terbaik. Dalam sebagian besar waktu, hidup tidak berbicara padamu. Hidup hanyalah tekanan-tekanan disekelilingmu. Setiap tekanan adalah hidup yang berkata, “Bangun dan belajarlah.”
Hal itu membuat say berfikir tentang apa yang sudah saya pelajari. Sejak mulai bekerja yang say fikirkan hanylah uang. Saya berfikir tentang betapa sedikitnya saya memperoleh uang untuk setiap hri kerja keras. Sata tidak ingin uang memiliki kontrol atas diri saya, tetapi sebaliknya, saya ingin menjadi “Bos atas Uang”.
Ayah kaya berkata ketika hidup menekan dan dan mempermainkan saya, saya harus membalas dan saya telah belajar untuk balik menekan. Tidak selalu, walaupun ayah kaya mengajari saya untuk “balik menekan”, ia juga mengajarisaya untuk tidak membirkan emosi–terlebih rasa takut—membuat keputusan bagi saya. Bekerjalah untuk belajar dan biarkan uangmu bekerja untukmu. Ayah kaya ingin saya menemukan kekuatan untuk menghasilkan uang daripada bekerja untuk uang.

Rahasia Uang Ayah Kaya :
“Uangku Bekerja Untukku”
Waktu saya masih anak-anak, saya dan sahabat saya Mike bekerja di toko ayah Mike yang tidak lain adalah ayah kaya saya. Karena ia akan mengajari kami bagaimana menjadi kaya. Tetapi entah bagaimana kami harus percaya bahwa membersihkan dan menata kaleng akan mengajari kami sesuatu karena kami tidak memperoleh uang sepeserpun untuk waktu kami yang terpakai. Ayah kaya hanya menguji kami untuk menunggu sesuatu yang lebih besar.
Ayah kaya berkata, “Teruskan Nak,tetapi semakin cepat kau lipa bahwa membutuhkan bayaran,semakin mudah hidupmu saat kau dewasa nanti. Tetaplah gunakan otakmu, bekerjalah dengan bebas, dan fikiranmu akan segera menunjukkan cara-cara menghasilkan uang jauh lebih banyak daripada yang bisa aku bayar. Kau akan melihat hal-hal yang tidak pernah dilihat orang lain. Peluang ada tepat di depan hidung merewka tetapi mereka tidak pernah melihat peluang itu karena mereka mencari uang dan keamanan, maka hanya itulah yng mereka dapatkan. Saat kau melihat satu peluang, kau akanmulai melihat banyak peluang selama sisa hidupmu.”
Melihat apa yang tidak pernah dilihat orang lain…kedengarannya keren. Segera setelah itu, saya dan Mike mendapat peluang melihat sesuatu yang dilewatkan orang lain. Kami mampu menciptakan peluang bisnis kami yang pertama.

Perputaran Komik
Suatu hari, beberapa minggu kemudian, saya meeperhatikan Bu Martin menggunting setengah halaman depan sebuah buku komik dan melemparkan sisanya ke sebuah kotak karton besar. Ia memberitahu saya bahwa ia akan memberi laporan tentang buku komik yang tidak terjual. Distributor hanya perlu melihat bagian dari halaman depan yang ia kembalikan itu. Sisqanya tidak diperlukan olehnya dan distributor. Namun ini bisa menjadi tambang emas untuk saya dan Mike.

Sebuah Peluang Bisnis yang Pasti
Inilah yang kami bayangkan : sebuah komik seharga sepuluh sen waktu itu. Kabanyakan anak mampu membaca lima sampai enam komik sekali duduk. Itu berarti enam puluh sen kalau mereka membelinya. Namun, kalau mereka datang kesebuah tempat yang memungkinkan mereka hanya membaca tanpa perlu membelinya, dan kalau kami mengenakan biaya masuk pada mereka, mereka akan segera menyebarkannya—dan begitu pula kami.
Saya membersihkan ruang tidak terpakai di basement dan disitu kami membuka perpustakaan komik dan ruang baca kami. Kami mengenakan tarif sepuluh sen untuk setiap anak yang ingin datang dan membaca komik selama dua jam.
Baguan terbaik dari bisnis buku komik adalah kami menghasilkan uang walaupun kami tidak berada di sana. Kami memperkerjakan adik Mike sebagai penjaga perpustakaan. Pelaksanaannya sangat lancar—yang harus ia lakukan hanyalah menjaga sesuatunya tetp rapi dan menerima uang dari setiap orang yang datang. Bisnis ini pada praktiknya berjalan sendiri. Uang bekerja untuk kami

Rahasia Uang Ayah kaya:
Menghasilkan Uang

Jenis-jenis Pendapatan
Ada beberapa cara untuk menghasilkan uang. Pergi bekerja adalah salah satunya. Namun,ada cara lain untuk menghasilkan uang yang sebenarnya lebih efektif.
Tiga jenis dasar pendapatan :
 Pendapatan yang diperoleh. Adalah pendapatan yang diterima dari bekerja. Saat kau bekerja, kau akandiberi gaji—biasanya berupa uang yang kau terima setiap minggu atau satu bulan.
 Pendapatan Pasif. Pendapatan pasif diperoleh bahkan ketika kau tidak secara fisik melakukan pekerjaan.
Pendapatan pasif bisa datang dari bisnis yang kau atur dan dijalankan oleh orang lain. Pendapatan pasif juga berasal dari royalti—pemasukan dari menulis buku atau lagu dan lain-lain.
Orang kaya biasanya bagus dalam menghasilkan pendapatan pasif. Uang mereka bekerja sementara mereka bekerja dengan cara lain—mengatur fortofolio, memulai bisnis lain dan menikmati hidup.
 Pendapatan Fortofolio. Kalau kau memiliki uang yang diinvestasikan dalam aset kertas (saham, obligasi, atau reksa dana), artinya kau memiliki pendapatan fortofolio. Pda prinsipnya sma dengan pendapatan pasif. Uangmu bekerja bahkan saat kau sedang tidur.

Ayah kaya memberitahu kapada kami kalau kami iangin kaya, hanya ada hal yang perlu kami iangat : “Tau bedanya antara aset dan liabilitas”.
“Orang kaya memperoleh aset, orang miskin dan kelas menengah memperoleh liabilitas, tetapi mereka mengira bahwa itu adalah aset”.

Aset = Uang di dalam Kantongmu
Definisi pertama ayah kaya, aset adalah memasukkan uang ke dalam kantongmu. Aset seharusnya memberi pendapatan secara teratur.
Definisi tradisional aset adalah segala sesuatu yang kau miliki yang memiliki harga tertentu—yang bisa “berubah manjadi uang” kalau kau memerlukannya. Lihatlah ke sekeliling kamarmu, adakah sesuatu yang mungkin memiliki harga tertentu, misalkan TV, komputer, Hp, koleksi boneka, dan lain-lain.
Asetmu secara teknis juga mencakup rekening bank yang tercatat atas namamu, atau harga saham atau obligasi yang kau beli atau diberikan padamu. Dan tentu saja uang yang kau miliku dalam dompet.
Akan tetapi, ini dia jebakannya : sementara kau berfikir bahwa segala sesuatu yang mamiliki nilai di kamarmu adalah “aset” (karena kau bisa menjualnya untuk harga yang layak), semua itu bukanlah benar-benr aset sebelum dijual. Karena mereka tidak memasukkan uang di kantongmu sebelum dijual. (kemudian itu semua tidak lagi menjadi aset karena bukan milkmu lagi). Hal yang sama brlaku pada uang dalam dompetmu: dengan duduk dalam dompetmu, uang tidaklah secara diam-diam menjadi ganda dengan senirinya.
Dalam hal ini, ada tampat-tempat selain selain dompetmu yang memungkinkan uang “menggandakan dirinya”—ketika diinvestasikan pada aset yang memberimu pendapatan pasif dan portofolio. Apapun milikmu yang menghasilkan pendapatan pasif dan portofolio adalah aset.

Liabilitas = Uang Keluar dari Kantongmu
Liabilitas adalah kebalikan dari aset. Liabilitas mambuat uang keluar dri kantongmu. Banyak benda yang disebutkan sebelumnya—TV atau komputer dianggap “aset”—sebenarnya saat ini adalah liabilitas, karena untuk mendapatknnya kau harus mengeluarkan uang dari kantongmu. Dan banyak dari benda-benda itu, saat ditukar dengan uang tunai, akan memberikan lebih kecil uang daripada yang kau keluarkan saat membelinya.
Liabilitas juga mencakup semua pinjamanmu. Kalau orang tuamu menggadaikan rumah dan harus melakukan beberapa pembayaran, itu adlah liabilitas juga. Dan kalau kau membayar menggunakan kartu kredit, menciptakan utang, dan tentu saja pajak yang kau bayar, itu merupakan liabilitas juga.

Aset atau Liabilitas?
Ayah Miskin : “Rumah kita adalah investasi terbesar dan aset terbaik kita.”
Ayah Kaya : “Rumah ku adalah liabilitas, dan kalau rumahmu adalah investasi terbesarmu, kau ada dalam masalah.”

Aset dapat menipu. Sesuatu yang mungkin kelihatannya seperti aset dapat berubah menjadi liabilitas. Ini sebagai contoh :
Sepasang suami istri memustuskan untuk tinggal di apartemen yang ditempati salah satu dari mereka ketika belum menikah. Mereka memutuskan untuk menabung uang supaya suatu hari dapat membelirumah impian mereka. Mereka mulai membangun sebuah keluarga.
Pasangan itu memili dua pendapatan dan menghabiskan beberapa tahun mereka untuk bekerja keras. Pandapatan mereka terus bertambah dan pajak mereka juga meningkat. Kenyataannya, semakin besar penghasilan mereka, semakin besar pajak yang harus bayar. Pengeluaran mereka juga meningkat. Setiap kali salah satu dari mereka memperoleh kenaikan gaji,mereka merayakannya. Mereka membeli tv yang lebih besar, menukar mobil dengan keluaran terbaru dan mereka menabung sedikit uang.
Akhirnya mereka membeli rumah baru. Mereka merasa bangga dengan aset mereka. Walaupun begitu, mereka menyadari bahwa nereka harus membayar pajak properti yang sangat besar. Mereka juga membeli furnitur, kompor, lemaqri es, mesin pencuci piring, mesin pengering, AC, tagihan listrik mereka melonjak selama bulan-bulan musim panas. Dan setiap bulan mereka mereka membayar cicilan ke bank untuk pinjaman pembelian rumah.
Rumah mereka yang indah, yang mereka sebut aset, telah menjadi liabilitas. Alasannya karena rumah iu membuat uang keluar dari kantong mereka.
Jalan keluarnya adalah membeli asetyang menghasilkan pendapatan. Misalnya bangunan apartemen yang saya milikki dan sewakan mungkin membutuhkan uang untuk pemeliharaanya, tetapi memberikan pendapatan tetap juga.
Jadi, aset memasukkan uang ke dalam kantongmu. Liabilitas mengeluarkan uang dari kantongmu. Dan belilah aset yang menghasilakan pemasukan.

Rahasia Uang Ayah Kaya:
Semuanya Mengenai Arus Kas
“Kalau ingin kaya, kalian harus membaca dan mengerti angka”.
Laporan keungan menunjukkan antara apa yang kaumiliki dan apa yang kau pinjam/utang. Ini adalah sesuatu yang diandalakan para akuntan dan pelaku bisnis (baik yang kecil maupun yang besar) untuk melakukan pekarjaan dan menjaga bisnis mereka tetap berjalan dengan lancar. Laporan keuangan adalah potret kondisi keuanganmupada suatu saat.
Pola uang masuk dan keluar disebut juga dengan arus kas.
Laporan keuangan memberitahu posisi uang kita. Dan idelnya, kita menginginkan lebih banyak pendapatan daripada pengeluaran dan lebih banyak aset dari pada liabilitas.

Rahasia Uang Ayah Kaya:
Bermainlah untuk Belajar

Ayah Miskin: “Studilah untuk belajar.”
Ayah Kaya : “Bermainlah untuk belajar.”
Ayah kaya biasa berkata, “permainan adalah refleksi dari kehidupan nyata. Semakin banyak kau bermain, kau akan menjadi semakin kaya.” Konsep yang sangat bagus—hidup diwakili dangan papan permainan. Seperti bermain monopoli.

Bekerjalah untuk Belajar, Bukan Memperoleh
Ada banyak hal untuk menghasilkan uang. Ayah kaya memberitahu saya, “Kau bisa memperoleh apapun yang kau inginkan kalau kau mau menukarkan sesuatu yang berharga dengan hal yang kau inginkan.” Bagi saya itu berarti bahwa semakin banyak saya memberi, semakin banyak saya menerima balasannya. Dengan bekarja tanpa dibayar pada usia sembilan tahun itu saya belajar mengenai pertukaran ini. Saya menunjukkan pada Ayah Kaya bahwa saya bersedia bekerja dan sebagai balasnnya ia mengajari saya uang.
Untuk dapat menciptakan pertukaran yang adil, kau harus mempelajari seberapa berharga setiap pekerjaan bagimu. Kau harus mencari kesempatan, dan bukannya upah. Kalau kau berhenti di kantongmu setelah menerima upah, maka itu bukanlah pertukaran yang baik. Bekerja untuk mendapatkn upah berarti kau memberikan sejumlah waktumu dan biasanya memperoleh sejumlah uang yang setara (atau malah kurang) dengan harga waktumu tersebut. Bekerja untuk belajar beraeti bahwa kau biasanya mendapatkan kembali sesuatu yang jauh lebih besar daripada waktu yang telah kau berikan—sebagai tanbahan dari uang tunainya.

Mengelola Asetmu
Pendekatan Celengan
Tidak peduli berapapun usiamu, kau harus memiliki celengan—dan bukn hanya satu. Ayah Kaya menyarankan saya memiliki tiga celengan, masing-masing unuk tujuan tertentu.
Celengan # 1 = Beramal
Salah satu hal yang benar-benar hebat darimenjadi kaya adalah kemampuan menolong orang lain. Untuk itu perlu memiliki kemampuan memberi seperti halnya menerima. Menyumbangkan uang adalah salah satu cara membetulkan apa yang salah di dunia ini. Membeli barang untuk dirimu sendiri adalah hebat, tetapi memberikan uang kepada orang lain adalah perasaan terbaik di dunia.

Celengan # 2 = Tabungan
Celengan kedua saya adalah tabungan. Ayah Kaya merasa penting untuk memiliki uang cukup untuk menutupi pengeluaran selama satu tahun. Celengan ini mewakili keamanan. Sekalipun menyimpan uang di celengan ini penting, tidaklah penting menyimpan semua uang lebihmu di sutu. Berikut alasannya:
Kebanyakn rekening di bank meberikan bunga—yaitu persentase dari total rekeningmu—tiap bulan. Ini adalah cara untuk mendorongmu menyimpan uang di bank—sehingga bank dapat menggunakannya. Kelihatannya cukup menari melihat uang ditambahkandalam rekenikgmu tiap bulan bagaikan sihir. Namun, sebenarnya bunga itu biasanya tidak terlalu besar. Tempat yang akan kau lihat memberikan hasil nyata adalah asetmu.

Celengan # 3 = Investasi
Celengan saya yang ketiga adalah untuk investasi, yang mewakili resiko dan belajar, dan membeli dan membangun aset. Celengan yang ketiga inilah yang oleh Ayah Kaya harus menjadi fokus saya. Celengan kedua adalah yang kebanyakan orang fikir perlu menjadi fokus mereka. Namun, karena biasanya investasi menghasilkan lebih banyak uang daripada rekening tabungan, Ayah Kaya tau bahwa celengan ketiga layak mendapatkan perhatian lebih dalam rangka menciptakan kemakmuran.

Kesimpulan
Titik Awal untuk Meraih Kebebasan Finansialmu
Pada tahun 1990, sahabat saya, Mike, mengambil alih kerajaan ayahnya, dan nyatanya, melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada ayahnya. Ia sekarang melatih anaknya untuk mengambil alih posisinya, seperti yang dilakukan ayahnya. Karena berkeras bekerja untuk belajar(bukan untuk menghasilakan) mulai dari usia 9 tahun. Mike memperoleh kecerdasan finansial. Ia adalah yipe orang yang menciptakan keberuntungannya sendiri dan ia menciptakan uangnya sendiri.
Pensiun tidak berarti tidak bekerja. Kita dapat bekerja atau tidak sesuai pilihan kita, dan kemakmuran kita bertumbuh secara otomatis. Aset kita tumbuh dengan sendirinya.
Saat ini saya hanya memiliki satu nasehat terakhir untukmu: pilihlah teman dan mentormu dengan bijak. Hati-hati memilih orang yang nasehatnya akan kau ikuti. Kalau kau ingin pergi ke suatu tempat, yang paling baik adalah mencari seseorang yang sudah pergi ke sana.
Ayah Kaya memberanikan saya untuk selalu memiliki seorang pelatih atau mentor. Ia terus berkata bahwa para profesinal memiliki pelatih,amatir tidak.
Jadi pilihlah mentomu dengan bijaksana. Itu adalah salah satu hal penting bisa kau lakukan. Hal penting lainnyaaalah memilih teman-teman yang bijaksana.

Judul : Rahasia Tentang Uang_yang Tidak Kau Pelajari di Sekolah
Pengarang : Robert T. kiyosaki bersama Sharon L. lechter, C.P.A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: