Dana Darurat, dana Pendidikan, dana hari tua dan asuransi

Dana Darurat
Salah satu syarat utama sebelum membuat sebuah perencanaan keuangan keluarga adalah keberadaan tabungan darurat atau sering disebut emergency fund. Sesuai dengan namanya, uang yang disimpan pada tabungan ini hanya dipakai dalam keadaan darurat atau emergency. kegunaan tabungan darurat berbeda dengan tabungan yang kita pakai sebagai cash management account. Cash management account dipakai untuk mengelola keuangan untuk biaya hidup sahari-hari. Sementara tabungan darurat hanya digunakan dalam keadaan terjepit atau benar-benar darurat.
Untuk itu, tabungan darurat atau emergency fund yang ideal sebesar:
 Untuk orang-orang yang belum berkeluarga, minimal 3 bulan gaji atau kebutuhan hidup.
 Untuk orang-orang yang sudah berkeluarga, minimal 6 bulan gaji atau kebutuhan hidup.
 Atau tergantung pada keyamanan Anda.
Kebutuhan apa saja yang bisa digolongkan sebagai kebutuhan darurat?
Contoh :
• Kebutuhan karena sakit serta biaya rumah sakit tidak bisa ditunda
• Kecelakaan di jalan serta biaya untuk kecelakaan tersebut
• Terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kehilangan pekerjaan oleh sebab lainnya
• Kebutuhan pernikahan (perencanaan pernikahan kurang dari 1 tahun)
• Kebutuhan bila ada anggota keluarga yang meninggal

Dana Pendidikan

Pendidikan menjadi faktor penting yang akan menentukan masa depan buah hati tercinta. Siapa pun pasti ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk buah hatinya. Sebagai orangtua, wajib membekali dan mewariskan ilmu dengan memberikan pendidikan yang sebaik-baiknya kepada anak-anak kita. Salah satu kelemahan yang banyak ditemui pada keluarga dalam hal pendidikan adalah kurangnya perencanaan. Pendidikan yang baik membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Sebaiknya kita sudah mengetahui jauh-jauh hari berapa besar yang akan dibutuhkan untuk setiap janjang pendidikan yang akan ditempuh. Sebagian dari kebutuhan-kebutuhan seorang anak bersifat nyata seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, ddan pendidikan. Dengan bimbingan serta kasih saying yang sepatutnya seorang anak dapat tumbuh menjadi kesukaan bagi orangtua, berkat bagi dunia, dan terang bercahaya bagi Allah.
Salah satu cara yang mudah dan murah dalam mempersiapkan dana pendidikan adalah melakukan investasi secara mencicil seperti layaknya kita mencicil pijaman kredit kepemilikan rumah dengan menyisihkan sejumlah dana setiap bulan dari penghasilan kita. Dengan demikian, pada waktu diperlukan dan telah tersedia sehingga buah hati bisa sekolah tanpa ada kendala dalam pembiayaan. Anak kita akan mendapatkan warisan ilmu yang akan menjadi bekal hidup mereka kelak.

Apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan?
1. Tentukan sampai sejauh mana kita ingin membiayai pendidikan anak.
2. Tentukan kira-kira ke mana kita akan mengirimkan anak tersebut untuk masing – masing jenjang pendidikan.
3. Untuk masa kuliah, tentukan apakah kita ingin menyekolahkan anak kita ke luar negeri (biaya sekolah di luar negeri lebih mahal daripada sekolah didalam negeri).
4. Mengidentifikasi berapa besar biaya sekolah tersebut dalam nominal sekarang
5. Tentukan berapa lama lagi anak tersebutakan memasuki jenjang pendidikan (untuk pendidikan di luar negeri harus diperhitungkan biaya hidup).
6. Tentukan berapa besar rata-rata kenaikan biaya sekolah per tahu.
7. Seberapa besar tabungan pendidikan yang sudah dialokasikan.

Pensiun bagi sebagian orang yang bekerja di bidang sekuler merupakan sesuatu yang menakutkan. Banyak keuntungan yang didapat sebelum pensiun akan berkurang ketika tiba masa pensiun. Bahkan, sebagian orang khawatir akan kehilangan kekuasaan akibat Post-Power Syndrome. Setiap orang memiliki batas dalam kemampuan bekerja dan menghasilkan uang. Akan ada masanya ia sudah tidak bisa lagi bekerja secara produktif. Masa pensiun bukan berarti terlepas dan terbebas dari segala kebutuuhan hidup. Oleh karena itu, selagi masih produktif dan memiliki kemampuan, kita perlu merencakan dan mempersiapkan diri agar dapat tetap hidup mandiri secar financial. Walaupun secara fisik, kita sudah tidak lagi bekerja secar produktif karena telah memasuki masa pensiun.

Usia pensiun di Indonesia adalah 55 tahun. Tetapi, kita bisa memilih sendiri pada usia berapa kita mau pensiun. Apakah lebih cepat dari 55 tahun ataukah lebih lama. Ada sejumlah dana yang sebaiknya kita sediakan agar masa tua kita terjamin. Dana itu disebut dana pensiun. Tabungan pensiun semakin dibutuhkan karena kehidupan hidup meningkat, ekspektasi hidup (life expectancy) panjang dari saat ini, semakin tua maka rentan terhadap penyakit, tidak ingin bergantung pada anak dan sanak saudara.
Standar hidup ketika pensiun (tahun pertama) akan tidak jauh berbeda dari standar hidup sebelum pensiun :
1. Karir tinggi (late-career)
Orang seperti ini akan berada pada puncak karir dengan penghasilan yang tinggi dan standar hidup yang tinggi.
2. Karir menengah (mid career)
Standar hidup bagi orang dengan karir menengah akan ditentukan dari ekspektasi (tujuan) ktika mereka sukses nanti.
3. Karir awal (early-career)
Tidak/belum memiliki target standar hidup, biasanya akan melihat orangtua mereka (apabila orangtua sukses).
Metode perhitungan kebutuhan pensiun :
1. Pengganti penghasilan (income replecement)
2. Pengganti pengeluaran (expense replacement)

Apa yang harus dilakukan untuk membuat perencanaan dana pensiun :
1. Estimasi kebutuhan penghasilan di masa yang akan datang dalam hitungan uang sekarnag
2. Kalkulasi kebutuhan tersebut dengan perhitungan di masa yang akan datang dengan memperhitungkan asumsi inflasi.
3. Estimasi penghasilan pensiun dari tempat lainnya, seperti Jamsostek atau pensiun dari tempat kerja.
4. Kalkulasi tambahan penghasilan yang Anda butuhkan (kurangi no. 3 dengan no. 2)
5. Membuat asumsi umur yang kira-kira masuk akal sesuai dengan riwayat hidup keluarga.
6. Astimasi kebutuhan investasi sekarang secara langsung untuk memenuhi kebutuhan masa pensiun Anda.
7. Tentukan tabungan bulanan dengan sumsi hasil investasi yang telah ditentukan untuk memenuhi kebutuhan masa pinsiun Anda.

Hal yang harus diperhatikan ketika memasuki masa pensiun adalah biasanya biaya hidup akan berkurang cukup signifikasi, dapat mencapai 50% dari biaya hidup sebelum pensiun karena anak-anak telah selesai bersekolah, menikah, dan keluar dari rumah. Sebagaian besar anak-anak sudah tidak di rumah, maka dapat pindah ke rumah yang lebih kecil, tidak perlu ke kantor, biaya-biaya yang berhubungan dengan pekerjaan akan menurun, seperti : bensin, sopir, pemeliharaan kendaraan, handphone, dll.

Dalam 3 tahun terakhir sebelum memasuki masa pensiun, biaya kebutuhan yang akan dipakai adalah 70%-90% dari penghasilan rata-rat per bulan. Di sini asuransi kesehatan, akan terdapat peningkatan karena semakin tua, semakin rentan terhadap penyakit. Oleh sebab itu, masalah penyakit menurun dalam sejarah keluarga (diabetes, jantung, darah tinggi, stroke, kanker, dll.) Banyak peyakit yang terkena peyakit dan meninggal dunia pada usia muda, segera setelah mereka pensiun. Hal ini disebabkan Post-Power Syndrome. Persiapan yang akan dilakukan setelah pensiun adalah memulai usaha baru, dapat menyalurkan hobi sekaligus mendapatkan penghasilan, memulai hobi baru, menjalankan hobi lama yang sebelumnya tidak sempat dijalankan, jalan-jalan keliling dunia, berkebun/bercocol tanam, bekerja sosial, dll. Perhitungkan biaya yang akan dibutuhkan untuk melakukan kegiatan selama pensiun. Biaya-biaya tersebut harus diperhitungkan dalam kebutuhan bulanan atau kebutuhan selama pensiun.
ASURANSI

Dalam siklus kehidupan, manusia pasti akan menghadapi peristiwa yang dapat menimbulkan risiko, nilai ekonomis berkurang karena meninggal di usia muda, hidup terlalu lama, cacat badan, atau sakit sehingga tidak bisa mencari penghasilan lagi. Asuransi jiwa adalah suatu bentuk pelimpahan risiko (risk shifting) atas kerugian keuangan (financial loss) oleh tertanggung kepada penanggung. Risiko yang dilimpahkan adalah kerugian akibat hilangnya jiwa atau menjadi tua. Jadi salah apabila orang awam mengartikan bahwa yang ditanggung adalah “jiwa”. Yang berhak menanggung jiwa adalah Tuhan.
Asuransi adalah untuk menjamin hal-hal yang tidak diinginkan yang mungkin terjadi. Aduransi dapat membuat masalah keuangan keluarga menjadi lebih ringan.
Dalam perencanaan kuangan keluarga, terutama bagi kepala keluarga keuangan (istri tidak bekerja), asuransi sangat diperlukan. Bila terjadi suatu risiko yang menyebabkan kepala keluarga meninggal dunia, ada sejumlah dana yang akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi sehingga kuangan keluarga yang ditinggal bisa dilanjutkan dengan perencanaan yang baru. Bayangkan kalau kepala keluarga tersebut tidak ikut program asuransi.
Ada berbagai macam produk asuransi jiwa. Tetapi, sesungguhnya dapat dipisahkan menjadi 2 jenis:
1. Asuransi dasar (pure protection)
2. Asuransi turunan

Asuransi dasar (pure protection) berguna melindungi nilai dari jiwa orang yang kita cintai atau orang tempat kita menggantungkan hidup. Sedangkan produk asuransi turunan mempunyai karakteristik seperti tabungan karena memiliki nilai tunai dari premi asuransi yang kita bayarkan. Produk ini biasa digunakan untuk asuransi pendidikan, tabungan, maupun dana pension. Produk ini terkenal dengan sebutan unit link atau endowment. Kelebihan produk ini adalah mempunyai 2 fungsi dalam satu produk serta “memaksa” kita menabung secara teratur. Kekurangan produk ini adalah premi yang sangat mahal mengakibatkan uang pertanggungan kecil.

Konsep Human Live Value (Nilai Kehidupan Seseorang) ditemukan pertama kali di Amerika. Konsep ini kemudian dipergunakan secara luas oleh financial planner/advisor untuk menentukan seberapa besar kebutuhan perlindungan/ coverage atau nilai pertanggungan yang dibutuhkan oleh seseorang sebelum membeli polis asuransi. Dengan konsep dasar Human Live Value inilah, penjualan polis asuransi dilakukan benar-benar berdasarkan kebutuhan dari si klien. Konsep dasar perhitungan adalah adakah kebutuhan akan asuransi, berapa lama perlindungan dibutuhkan, dan berapa besar penghasilan per bulan/per tahun.

Sumber : Cerdas Mengelola Uang agar Terbebas dari Utang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: