buah dari kesabaran

Pada tahun 346,ada seorang pendeta tua bernama Abba Amoy,dan ia di gurun pasir sedang berdoa dengan salah satu muridnya dan Abba Amoy ini mencoba untuk mengajar muridnya itu tentang disiplin diri,dan murid ini mengalami kesulitan untuk mengerti prinsip-prinsip yng diajarkan oleh pendeta tua kepadanya.Maka pendeta itu mengambil tongkatnya,yang merupakan sepotong batang,dan menancapnya didalam pasir.Lalu ia mngatakan kepada muridnya,yang namanya John,si pendek.”Berikanlah air kepada tongkat ini,”katanya kepada john si pendek,”sampai ia berbuah dan anda akanmengerti apa maksud saya.”Nah,tempat itu bermil-mil jauhnya dari sumur yang terdekat,namun malam itu,ketika menjadi sejuk,john si pendek,berjalan menelusuri jalan menuju ke sumur itu,mengisi gucinya dengan air,lalu berjalaan kembali dan memberikan air kepada tongkat itu.Ia mengrjakan ini tiap alam selama 3 tahun dan pada akhir tiga tahun,tongkat itu mulai berubah.Ketika itu terjadi ,john si pendek itu membawa biji-bijian ke biara terdekat dan mengatakan kepada para pendeta,”Lihatlah,buah dari disiplin itu,”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: