MENGELOLA SIKLUS BISNIS

Setiap usaha baru maupun yang sudah berjalan memiliki siklus. Kondisi dan lingkungan bisnis sangat dinamis, sehingga usaha tersebut harus selalu dievaluasi dan diperbaiki siklus usahanya. Agar perusahaan bisa bertahan dan berkembang puluhan tahun, diperlukan proses transformasi usaha. Untuk membuat perusahaan melakukan transformasi secara periodik diperlukan kepiawaian sang pemimpin bisnis. Gaya kepemimpinan dan strategi harus selalu berbeda di setiap periode siklus bisnis dan besarnya organisasi usaha.
Peran aktif seorang pemimpin perusahaan sangat dibutuhkan dalam mengelola usaha agar mampu berdiri kokoh. Seorang pemimpin bisnis harus memiliki jiwa keberanian dalam mengambil risiko, mengasah keterampilan, dan melihat peluang usaha agar mampu menganalisis siklus usaha dengan tepat.
Untuk menjadi pengusaha, seseorang harus bisa menjadi the change creator karena dalam dunia bisnis “perubahan” akan menjadi makanan sehari-hari seorang pengusaha sehingga usaha tersebut bisa selamat di masa permulaan dan menjaga siklus pertumbuhan.

Menjadi Change Creator
Untuk menjadi seorang pengusaha tidak hanya dituntut mampu mengelola atau menguasai perubahan tetapi harus bisa menciptakan siklus bisnis dengan cara:
• Menciptakan perubahan sebagai peluang mencapai sukses.
• Melihat perbedaan antar orang atau fenomena sebagai peluang bukan kesulitan.
• Bereksperimen untuk mencari pembaharuan-pembaharuan menuju pertumbuhan bisnis.
• Menjadi “pakar” untuk usaha sendiri.
• Menjadi pelayan untuk orang lain – memiliki sifat rendah hati dan tidak sombong.

Sebuah perusahaan besar yang tidak mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungannya juga bisa jatuh. Jadi, hindari mis-management. Untuk mencapai keberhasilan mengelola bisnis seorang pemimpin harus bisa menyusun konsep business plan yang jelas bagi perusahaannya dengan tujuan untuk menciptakan sinergi kepada anak buahnya sehingga terfokus pada satu visi, misi, dan business plan perusahaan.

Tujuh Faktor Keberhasilan
Darwin Silalahi dari Booz. Alen dan Hamilton mengemukakan ada tujuh faktor penting yang dapat diraih sebuah perusahaan baru untuk tumbuh dan berkembang dalam jangka waktu panjang, antara lain:
1. Strategic Intent
 Yaitu adanya kesatuan visi dan misi yang mencerminkan tujuan utama dan aspirasi dari pengusaha (pendirinya). Ciri perusahaan yang berhasil adalah yang mampu menerjemahkan visi dan misi dalam praktek manajemen yang efektif dan optimal.
2. Decision Maker
 Kesanggupan seorang pengusaha dalam mengambil suatu keputusan penting dalam waktu cepat dan tepat memiliki nilai lebih yang dapat diunggulkan bagi perusahaan baru.
3. Funding
 Penting bagi pemimpin perusahaan untuk melakukan manajemen keuangan yang terencana dengan memperhitungkan proyeksi cashflow dan mempertimbangkan pengeluaran dalam masa kritis perusahaan.
4. Membuat Business Plan yang Jelas
 Sebuah perusahaan baru akan berhasil jika memiliki perencanaan bisnis yang mantap. Artinya perusahaan tersebut mampu melakukan proyeksi demand, pangsa pasar, harga produksi/jasa yang ditawarkan hingga biaya operasionalisasi seefisien mungkin. Di tengah persaingan bisnis yang demikian ketat, keunggulan pemimpin mengembangkan strategi bisnis dalam perencanaan usaha menjadi nilai yang lebih istimewa.
5. Manajemen Tim
 Kapabilitas dan pengalaman adalah dua unsur utama dalam suatu tim manajemen yang handal. Pada umumnya tim manajemen yang solid dan terpercaya, memiliki kesamaan visi dan tujuan sehingga penentuan strategi dan kebijakan perusahaan dapat berjalan secara optimal.
6. Execution
 Ketika suatu usaha sudah dijalankan, akan tampak sejauh mana kualitasnya. Namun betapa pun bagus dan realistisnya suatu rencana bisnis, jika tidak diikuti dengan eksekusi yang memadai tidak akan ada hasilnya.
7. Timing
 Adalah kemampuan mempertimbangkan saat tepat ketika memasuki usaha baru. Ingat, tidak ada gunanya melaukan investasi besar-besaran apabila ternyata bisnis yang dikelola terlambat pemasarannya.

Untuk membangun bisnis yang sehat, perlu dilakukan empat tips berikut, yaitu:
 Menggali kemampuan diri yang paling diunggulkan. Kemampuan diri tidak harus dari pengetahuan formal bisa juga digali dari pengalaman.
 Memiliki keterampilan yang berkualitas yang didukung oleh iman dan takwa.
 Bersedia belajar dari orang yang berhasil.
 Jangan pernah menipu.

Sumber : Jackie Amadar, Miranty abidin, dan Yanty Isa

One Response to “MENGELOLA SIKLUS BISNIS”

  1. The food can really help you live healthy and long. viagra http://www.login.it

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: