KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Komunikasi merupakan sarana yang penting untuk menjaga hubungan antar sesame manusia. Komuniaksi yang baik akan menghasilkan pengaruh yang baik pula. Adanya komunikasi yang tidak jelas dapat menyebabkan perselisihan diantara manusia yang menyebabkan perselisihan antar manusia yang berakhir pada pertengkaran. Oleh karena itu kita perlu kirannya mengetahui bagaimana caranya berkomunikasi yang baik.
A. PENGERTIAN DARI KOMUNIKASI
Menurut kamus Banasa Indonesia komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan tersebut dapat dipahami.
Menurut D.Lawrence dan Wilbur Scharmm Komunikasi adalah sebagai proses saling membagi atau menggunakan informasi secara bersama dan pertalian antara para peserta dalam proses informasi.
Menurut Carld I Hoveland Komunikasi adalah proses dimana seorang individu (komunikator) mengoperasikan stimulasi untuk mengubah tingkah laku individu (komunikasi) yang lain
Jadi disimpulkan bahwankomunikasi merupakan suatu proses pemindahan informasi atau gagasan dari seseorang ke orang lain sehingga informasi yang dimaksud dapat dipahami.
Menurut Aristoteles unsure-unsur dari proses komunikasi:
• S = SOURCE artinya Sumber
• M = MESSAGE artinya Pesan
• R = Receiver artinya Sasaran
Jadi komunikasi terdiri dari tiga unsur yaitu sumber – pesan – sasaran.
B. EFEK DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI
Setiap komunikasi yang terjadi akan memberikan efek baik itu secara langsung atau tidak langsung dan yang bersifat positif ataupun negatif. Penerima peserta disini dapat secara individu atau secara kelompok yang biasa anda kenal istilah massa.
Menurut Crowd ahli sosiologi pengertian Massa adalah sekumpulan orang yang terhimpun pada suatu tempat tertentu disebabkan karena adanya kepentingan dan tujuan yang sama sehingga satu sama lain saling terpengaruh dalam waktu tertentu.
Mayor Polak memberikan gambaran umum tentang Massa yaitu:
1. Dilihat dari jumlah anggotanya, jumlah massa relative besar atau luas
2. Masa bersifat heterogen yang artinya anggota-anggotanya beraneka ragam pekerjaannya atau kedudukannya dalam masyarakat yang berbeda tingkat umur, jenis klamin, tingkat pendidikan, daerah tempat tinggal dan sebagainya.
3. Massa dikatakan anonim yaitu individu-individu dan anggota massa tersebut pada umumnya tidak mengenal secara pribadi oleh komunikator.
Menurut Astrid Susanto efek dalam komunikasi yang terjadi pada setiap individu yaitu:
1. Gagasan yang ditrima dilaksanakan dan dianjurkan keorang lain
2. Gagasan yang diterima dan dilaksanakan tetapi tidak dianjurkan ke orang lain
3. Gagasan diterima tetapi pelaksanaan masih dipikirkan
4. Gagasan tidak diterima
5. Gagasan tidak diterima tetapi masih memikirkan kemungkinan diambilnya saran atau anjuran dari pihak lawan A dan B.
6. Gagasan A tidak diterima tetapi masih mengambil dan melaksanakan gagasan B
7. Gagasan A tidak diterima tetapi menrima dan menganjurkan gagasan B kepada orang lain.
Untuk dapat melihat suatu efek dalam komusikasi tidaklah mudah tetapi yang jelas semuanya memerlukan suatu proses. Menurut E. Rogers dan Svhoemaker proses yang dimaksud adalah:
• Kesadaran
• Minat
• Penilaian
• Coba-coba
• Mengambil
Untuk menghasilkan suatu efek dalam komunikasi maka seorang harus berada dalam kesadaran yang berarti semua rangsangan akan dapat diterima bila orang tersebut sadar adanya rangsangan tersebut sehingga menimbulkan minat dan dapat memberikan penilaian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: