KECEMBURUAN PROFESI (4)

Apa yang dilakukan para direktur dan penanggung jawab ketika mereka melihat persoalan ini mencapai puncaknya di lingkungan dan komunitas kerja?
Mereka bisa mengoreksi pribadinya terlebih dahulu, baru kemudian mengoreksi para buruh yang bersamanya. Kemudian dilanjutkan dengan mengoreksi iklim kerja.
Setelah itu, mereka bisa mengambil beberapa prosedur yang dapat memperkecil keberadaan persoalan ini, di antaranya :

1. Memenej Proyek dan Tugas Melaui Tim Kerja
Ketika seorang pemimpin melihat adanya persaingan yang tidak sehat, kecemburuan profesi atau insiden yang tidak terpuji, ia bisa menghentikan malapetaka yang menghancurkan itu dan membiarkan semua orang menguasi diri, sampai jiwa mereka tenang. Sebagai ganti dari rotasi kerja dengan divisi atau individu, maka ia harus merotasikannya melalui sebuah tim kerja atau komisi-komisi penting.
Memenej proyek-proyek melalui tim kerja bukanlah suatu tuntutan dalam setiap kesempatan. Namun demikian, hal itu menjadi penting dan urgen jika perusahaan mempunyai sesuatu yang penting, dan perusahaan dituntut secara keseluruhan. Atau, terdapat kelemahan pada kemampuan orang-orang yang akan memangku tugas yang dibebankan tersebut.

2. Memahami Permasalahan dan Solusinya
Pemimpin yang baik adalah mereka yang baik dalam memahami permasalahan, dan mengenali sebab-sebabnya sebelum mengarahkan telunjuk klaim dan kritikan terhadap satu divisi atau sosok tertentu.
Namun, unuk mempelajari, memecahkan, merumuskan dan mengambil sejumlah prosedur yang memperkecil persoalan itu, inilah yang merupakan sesuatu yang membutuhkan pemahaman dan pemikiran yang tidak dikuasai oleh semua orang.

3. Memenej Pertemuan-pertemuan Secara Benar
Bahwa keputusan-keputusan tepat yang kita ambil dalam pertemuan-pertemuan tidak lain kecuali hasil dari pemikiran dan pemahaman terhadap persoalan yang tengah dihadapi. Dan, hal ini tidak akan terjadi tanpa adanya keadilan bagi semua pihak.
Semua pihak harus mendapatkan keadilan yang mutlak dalam berbicara. Pemimpin harus melindungi setiap individu yang lemah dan membantu mereka untuk mengekspresikan pendapat-pendapatnya. Pemimpin harus membatasi kekuasaan orang-orang yang kuat atau dominasi sebuah pemikiran tertentu, baik yang keras maupun yang lunak. Itulah hal yang bisa membuat semua pihak merasakan keadilan pemimpinnya, merasakan kebebasannya untuk mengekspresikan dan keagungan sebuah keadilan dalam pengambilan keputusan-keputusan, setelah diskusi-diskusi yang objektif dan terarah.

4. Me-rolling Tanggung Jawab dan Tugas
Bahwa rotasi tanggung jawab memungkinkan semua orang untuk mengenal karakter pekerjaan orang lain. Karena itu, ia akan merasa butuh pada posisi dan situasi seperti ini, dimana dirinya mengalami secara riil ketika berbicara tentang suatu divisi dan tanggung jawabnya, misalnya. Demikian pula, rotasi tanggung jawab pun memberikan peluang kepada setiap penanggung jawab untuk menerapkan pemikiran dan kreasi, yang menurutnya layak untuk diterapkan.

5. Memfungsikan Kemampuan dan Memberikan Penjadwalan
Bahwa tim kerja harus saling melengkapi dalam kesatuannya. Karena itu, kemampuan semua orang harus difungsikan pada posisinya yang tepat, sehingga ia dapat berkreasi dan tidak lari pada sebuah persaingan atas sesuatu yang bukan menjadi keterampilan atau kapabilitasnya.
Lihatlah Nabi Muhammad saw yang mengarahkan para fakir miskin ketika mereka mendatanginya untuk mengadukan kemiskinannya.
Apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw untuk melenyapkan perasaan mereka yang merasa tidak mampu berderma akibat kemiskinan? Nabi mengalokasikan semua kemampuan pada posisinya yang tepat, dan Nabi pun bertindak baik dalam mengorientasikan pandangan-pandangan mereka pada standar dan neraca amalan-amalan.

Sumber : ahmad Abdul Jawad, Bening Publishing, 2007
Posted by : Syafrizal Helmi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: