Ide Bisnis

Ide Bisnis
Sebuah rencana bisnis bisa datang secara tiba-tiba (ide) baik melalui pengamatan maupun pengalaman, bisa juga melalui perencanaan yang matang. Ide-ide sering sekali muncul dalam bentuk untuk menghasilkan suatu barang dan jasa baru. Ide itu sendiri bukan peluang dan tidak akan muncul bila wirausaha tidak mengadakan evaluasi dan pengamatan secara terus-menerus. Banyak ide yang betul-betul asli, tetapi sebagian besar peluang tercipta ketika wirausaha memiliki cara pandang baru terhadap ide yang lama. Menurut Suryana (2003) sumber peluang potensial bisnis dapat digali dengan cara:

a. Menciptakan Produk Baru yang Berbeda
Tahapan-tahapan penting dalam pengembangan produk baru yaitu: pemunculan ide, pemilihan ide, pengembangan konsep, dan pengujian, strategi pemasaran, analisa bisnis, pengembangan produk, pengujian pasar, komersialisasi.

b. Mengamati Pintu Peluang
Beberapa keadaan yang dapat menciptakan peluang, yaitu:
 Produk baru harus segera dipasarkan dalam jangka waktu yang relatif singkat.
 Kerugian teknik harus rendah.
 Bila pesaing tidak begitu agresif untuk mengembangkan strategi produknya.
 Pesaing tidak memiliki teknologi canggih.
 Pesaing sejak awal tidak memiliki strategi dalam memperhatikan posisi pasarnya.
 Perusahaan baru memiliki kemampuan dan sumber-sumber untuk menghasilkan produk barunya.

c. Menganalisis Produk dan Proses Secara Mendalam
Analisis ini penting untuk menciptakan peluang yang baik dalam menjalankan usahanya secara efektif dan efisien antara lain:
 Menganalisa produk dan jasa yang telah ada dan yang akan ada.
 Menganalisa daerah pasar yang dapat dilayani secara menguntungkan.
 Mengakses kebutuhan dan keinginan konsumen yang sekarang maupun yang potensial dalam berbagai daerah pasar untuk dilayani.
 Menganalisa kemampuan organisasi untuk melayani permintaan konsumen pada basis setelah penjualan.
 Menggerakkan sumber-sumber organisasi untuk memuaskan kebutuhan konsumen.
 Menganalisis struktur harga yang sesuai dengan penerimaan konsumen dan juga menyediakan pengoperasian bisnis yang aktif dalam hal keuntungan dan penghargaan pada pemilik.

d. Memperhitungkan Risiko
Dalam memperhitungkan risiko, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:
 Menciptakan nilai untuk pelanggan.
 Pilih pasar di mana anda dapat melampaui yang lain.
 Hadirkan target yang terus bergerak pada para pesaing dengan terus menerus meningkatkan posisi.
 Mendayagunakan inovasi, kualitas, dan pengurangan biaya.

Ide-ide yang telah kita realisir akan menciptakan peluang bisnis karena peluang bisnis itu sebenarnya ada di sekitar kita dan banyak sekali macam bisnis yang bisa diraih. Namun, untuk menangkap peluang bisnis, diperlukan keberanian, kejelian dan kreativitas bisnis, dan kita harus betul-betul memahami kebutuhan masyarakat konsumen.

diposting oleh : Syafrizal Helmi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: