MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI

Mengapa Rasa Percaya Diri Begitu Penting
Pengembangan atau penguatan rasa percaya diri Anda adalah dasar untukmeningkatkan kemampuan kepemimpinan Anda. Percaya diri dan kepemimpinan saling melengkapi. Jika orang menganggap Anda penuh rasa percaya diri, mereka kemungkinan besar mau menerima Anda sebagai pemimpin. Jika orang menerima kepemimpinan Anda, maka rasa percaya diri Anda akan membesar. Pada gilirannya, semakin Anda diakui sebagai pemimpin, semakin bertambah besar rasa percaya diri Anda. Dalam hal ini kecerdasan emosional mulai berperan karena jika Anda bisa menangani emosi Anda dan emosi orang lain secara efektif, anda akan bisa menguasahi banyak orang.

Gunakan Pembicaraan Positif Tentang Diri Sendiri
Langkah-langkah sebelum memulai menggunakan pembicaraan positif pada diri sendiri:
1. Nyatakan secara objektif insiden yang membuat Anda ragu pada kemampuan Anda sendiri.
2. Tafsirkan secara objektif apa yang bukan merupakan makna dari insiden. Zizou bisa mengatakan, “Tidak pintar melakukan survei bukan berarti saya tidak bisa melakukan survei yang berguna, atau ini juga bukan berarti saya karyawan yang tidak efektif.
3. Nyatakan secara objektif apa makna dari insiden itu. Untuk mengimplementasika langkah ini, Anda harus menghindari cap-cap seperti tak kompeten, bodoh, tolol, brengsek, atau otak udang.
4. Terangkan secara objektif penyebab insiden itu.
5. Identifikasikan beberapa pikiran positif yang dapat membuat Anda mengalahkan rasa takut terhadap insiden tersebut. Zizou bisa bilang, “Saya akan beli buku tentang survei dan memahaminya dengan hati-hati, “atau” Saya akan mengikuti seminar tentang cara melakukan survei konsumen.
6. Gunakan pembicaraan positif pada diri sendiridalam interaksi Anda.

Hilangkan Pembicaraan Negatif Tentang Diri Sendiri
Pernyataan yang meremehkan diri sendiri akan menurunkan rasa percaya diri Anda. Jadi, sebaiknya anggap kelemahan Anda sebagai hal yang harus diperbaiki. Memberi cap negatif pada diri sendiri dalam jangka panjang akan membahayakan rasa percaya diri dan kemampuan kepemimpinan Anda
.
Gapailah Kekuasaan
Haus kekuasaan adalah karakteristik khas dari pemimpin yang sukses dalam bisnis dan bidang lainnya. Pemimpin dengan kekuasaan tinggi harus punya empat karakteristik:
1. Mereka bertindak dengan tegas dan tangkas dalam menjalankan kekuasaannaya
2. Mereka meluangkan waktu untuk mimikirkan cara mengubah perilaku dan pemikiran orang lain.
3. Mereka memerhatikan status mereka dibandingkan dengan status orang-orang di sekitarnya.
4. Mereka menganggap kekuasaan sebagai komoditas hidup yang berharga.
Kemampuan atau potensi untuk memengaruhi keputusan dan kontrol sumber daya adalah tanda dari kekuasaan (power).

Seberapa Kuat Kebutuhan Anda untuk Mendapatkan Kekuasaan
Mengejar kekuasaan secara berlebihan akan membahayakan Anda. Mencari kekuasaan secara berlebihan bisa menimbulkan tindakan yang tidak etis, tak bermoral, dan illegal. Orang terobsesi dengan kekuasaan mungkin akan mencurangi rivalnya. Beberapa orng yang terobsesi dengan kekuasaan bisa menjadi paranoid, mencurigai setiap orang yang dianggapnya ancaman.
Terkadang ketika orang mulai mengkhayal seperti ini, mereka mungkin mengembangkan kebiasaan buruk, yaitu merasa yakin bahwa dirinya lebih baik dari orang lain dan mengharap orang lain menghormati dirinya. Ini adalah kesalaham besar. Yang Anda perlukan adalah agar orang menghormati Anda karena mereka tahu Anda memperhatikan mereka dan mereka menghormati Anda secara sukarela, bukan karena dipaksa.

Mulai dengan Meraih Beberapa Kemengan Kecil
Taktik “mendapatkan kemenangan kecil-kecilan” akan berhasil karena taktik ini didasarkan pada lingkaran sukses. Setiap kesuksesan kecil Anda membangun rasa percaya diri Anda, yang pada gilirannya akan menghasilkan sukses besar, dan selanjutnya menambah lagi rasa percaya diri, dan selanjutnya.

Bangkit dari Keterpurukan
Berikut ini adalah dua saran untuk bangkit dari keterpurukan yaitu:
Redam Gejolak Emosinal
Beberapa cara untuk mengatasi aspek emosional
 Terimalah kenyataan. Menangani kritis emosi secara konstruktif bukan berarti menyangkal kenyataan bahwa Anda punya masalah.
 Jangan dimasukkan ke hati. Ingat bahwa keterpurukan adalah sesuatu yang tak terhindarkan selama Anda menjalani karier. Jika Anda menganggap ini sebagai persoalan yang pribadi, kepedihan emosional anda bisa berkurang.
 Tidak perlu panik. Akuilah bahwa Anda sedang dalam kesulitan.
 Mintalah bantuan dari kawan Anda. Memperoleh dukungan emosional dari keluarga dan kawan bisa membantu orang untuk mengatasi guncangan emosional yang ditimbulkan oleh keterpurukan ini. Membicarakan persoalan Anda dengan orang lain dan mencari orang yang bisa dipercaya adalah cara yang bagus untuk mengurangi gejolak emosi.
Belajar mengatasi kekalahan bisa menjadi batu loncatan untuk membangun karier Anda sebagai pemimpin. Sungguh memalukan jika Anda tidak bisa bangkit dari kekalahan.
Carilah Solusi Kreatif untuk Persoalan Anda
Salah satu hal yang harus dilakukan untuk bangkit dari keterpurukan adalah menyelesaikan problem Anda. Biasanya, solusi siap pakai tidak tersedia. Karena itu Anda harus mencari alternatif solusi kreatif. Berikut ini beberapa metode pemecahan masalah yang banyak dipakai orang.
 Diagnosa dan klarifikasi problem.
 Cari alternatif kreatif.
 Buat keputusan.
 Susun rencana dan terapkan.
 Evaluasi hasilnya.

Kembangkan Kecerdasan Emosional
Aspek-aspek dari emosi, motif, dan kepribadian yang bisa membantu menentukan efektivitas, interpersonal digolongkan sebagai kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional berhubungan dengan kepercayaan diri melalui dua cara. Pertama, penghargaan akan martabat diri yang positif dan kuat adalah bagian dari kecerdasan emosional. Kedua, jika Anda merasa nyaman dengan perasaan Anda dan dapat berhubungan dengan orang lain secara efektif, maka Anda akan lebih percaya diri. Kecerdasan emosional yang rendah bisa membahayakan reputasi pemimpin.

Cara mengembangakan kecerdasan emosional
Titik awal yang realitas untuk meningkatkan kecerdasan emosional adalah bekerja dengan salah satu dari unsurnya, yakni empati.
 Carilah tanggapan sebanyak mungkin dari orang lain yang Anda kenal. Tanyakan apakah mereka menganggap Anda bisa memahami reaksi emosi mereka dan seberapa bagus Anda memahami mereka. Carilah pendapat dari kultur yang berbeda, sebab empati yang lebih tinggi diperlukan untuk berkomunikasi dengan seseorang yang jauh berbeda dengan diri Anda sendiri.
 Jika Anda menemukan kekurangan pada diri Anda, usahakan untuk mengatasinya dengan tekun.
 Beberapa bulan kemudian carilah tanggapan orang lain tentang kemampuan Anda dalam berempati. Jika Anda membuat kemajuan, teruslah berlatih.
 Ulangi ketiga langkah pertama di atas untuk aspek kecerdasan emosional lainnya semisal mangendalikan amarah.
Aspek problematika dari usaha untuk meningkatkan kecerdasan emosional adalah bahwa istilah itu sendiri mencakup banyak bidang. Lebih baik Anda menitikberatkan pada aspek spesifik dari kecerdasan emosional, seperti empati, menciptakan visi, dan memperkaya kerja sama antar-oarang
.
Source : leadership, Andrew J Dubrin, Prenada Indonesia
Posting : Syafrizal Helmi

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers

%d bloggers like this: